Monday, March 1, 2010

No.84



Dear Mr.No.84

Pertama kali kita kenalan, kamu bilang gini sama saya: "Waktu gue sakit ginjal dan harus masukin ginjal orang ke tubuh gue, umur gue 40an. Tapi gue dikasih kesempatan kedua sama Tuhan untuk sembuh dan gue pun bisa merubah hidup gue. Sekarang gue nanya sama loe, loe sampe gak ke umur 40 taun untuk sempet tobat?"


*tertohok hok hok


Orang ini mengaku pernah menjadi makhluk yang bandel banget di masa mudanya...
Dari mulai menari di atas bar hanya dengan memakai g-string, meniduri banyak makhluk yang bisa ditiduri, memanipulasi orang-orang demi kepentingan pribadinya, menjadi social climber demi ada di puncak kejayaan kaum urban (dan berhasil mencapai puncak), pilih-pilih teman, sombong dan masih banyak lagi kisah lainnya yang bikin loe membelalakan mata saking takjubnya.

Suatu hari dia sakit. Lalu dia berobat. Satu persatu orang di hidup mewahnya itu pergi meninggalkan dia. Disaat dia berjuang untuk hidup, hanya segelintir orang yang masih menemani dia.

Mungkin disitulah titik balik hidup dia. Satu persatu sifat jeleknya ditinggalkan. Dia pun berubah dan menerima resiko teman-temannya gak ngerti sama perubahan hidup dia.

Gue: dulu... pasti gak punya ya, temen seperti aku?
Dia: duh, sori aja ya... orang yang model kamu gakkan gue lirik, jadi temen juga gak.

LOL huahahahahahaha... asik yaaa!

Dia: dulu, naik taksi itu buat gue adalah sesuatu yang gak banget! Dulu, gue harus selalu hadir di semua acara HITS, dulu.. gue cuman mau main sama orang-orang high class...

Sekarang, di hidupnya yang baru... dia berusaha menjalani sebaik mungkin... sudah berbeda dari dulu walau beberapa keseruan masih dilakukan...

Ini nasehat dia yang suka gue inget-inget: "ngapain kamu lari-lari kalau telat ke kantor hanya demi absen tapi kamu gak langsung lari-lari ke mushola untuk sholat ketika adzan?"

hhhffff... Anda benar, 84.

Setiap melihat dia, gue selalu mikir gini: dia masih dikasih kesempatan kedua untuk bisa merubah hidupnya... Lalu, apakah gue atau elo punya keberuntungan yang sama?

No comments:

Post a Comment