Wednesday, December 28, 2011

No.231


ini adalah sepatu milik seorang wanita yang menjadi idaman banyak pria di Jakarta...

setiap melihat wanita ini, gue selalu berpikir bagaimana mungkin gue dan dia bisa memiliki usia yang sama, tapi cara berpikir dan tingkah lakunya sangat sangat berbeda jauh...

seperti gue itu masih 14 taun sementara seharusnya gue sudah mature seperti wanita ini...

akhir-akhir ini gue sering pergi sama dia dan rupanya sedikit banyak, terselip nasihat-nasihat yang muncul darinya... dari mulai cara makan, attitude, fashion dan masih banyaaaaakkkk lagiiii *haduuuu banyak amat yang perlu dibenahin dari diri saya ini ya, kak :p

sementara itu, gue menemukan banyak pelajaran menarik dari wanita ini, yang sepertinya akan bagus kalau gue terapkan di hidup gue.

yang paling GUE SUKA adalah: tidak terlalu sering share kehidupan pribadi/pemikiran/kegalauan/problem yang dimiliki di dunia maya ataupun obrolan sehari-hari...

menjadi misterius adalah pilihan yang tepat (seperti wanita ini)
karena gue akuin sharing itu menyenangkan tapi bisa jadi senjata makan tuan ke diri sendiri...


suatu hari gue bertanya kepada wanita ini, kenapa sik twitternya jarang dimainin?

jawaban dia: "gue bukan orang yang bisa mengekspresikan/menceritakan apa-apa yang gue rasain/alamin di hidup gue"

dalam hati gue bertanya-tanya: mungkin gak ya gue merubah image gue yang gloomy ini menjadi misterius dan tidak drama lagi?

*kalau ini kuis di TV dimana pertanyaan gue tadi dijawab sama 100 peserta kuis, gue yakin banget semuanya kompak jawab: GAK MUNGKIIIINNNN!!

hhhhkkkkh.... '__'

PS: wanita ini sedang mempunyai misi untuk merubah gue menjadi perempuan dengan kelakuan yang sesuai umur dan bertingkah laku dewasa. dia bilang, ini adalah salah satu proyek 2012 dia... hehehe.. mari kita lihat apakah dia berhasil dengan niatnya itu...

No.230

Kadang-kadang gue sengaja bertingkah silly atau melakukan hal-hal bodoh.

It's very entertain to find out how people easily judge people by its cover.

.
buat gue, ini cara mudah screening orang,
apakah mau disimpan di hidup kita
atau dijadiin kenalan biasa aja

we do judge a book by it's cover.
but... not in the first place...
after we open the first page, second, ect...
then it's time for u...
to judge.

No.229


Lama tidak menulis dan tiba-tiba hadirlah No.229 si kaki gloomy... se-gloomy hujan sebelum jam 7 pagi, salah satu jenis hujan yang paling dibenci orang karena bikin males pergi ke kantor...

Gimana ya cara memulai tulisan ini tanpa berkesan menye-menye, sesuatu yang sudah lama (BERUSAHA) gue tinggalkan....

Mungkin untuk memudahkan gue bercerita, secara singkat gue bisa katakan bahwa ada sebuah peristiwa yang membuat sedih.

Yaitu kenyataan bahwa salah satu orang yang paling gue percaya di muka bumi ini, ternyata selama ini memandang gue dengan penuh rasa kasian.

:(

Gue benci dikasihani orang.

Dan gue baru tau bahwa selama ini, di balik semua ketawa-ketawa itu, semua jalan-jalan itu, semua email, BBM dan saling bertukar cerita, dia memandang mata gue dan menemukan kenyataan bahwa gue adalah perempuan yang selalu sedih. yang ketawa-tawa dengan menyimpan kesedihan di hati gue. yang belum ngikhlasin sesuatu hal.
perempuan yang dia kasihani.

Ini menyebalkan.
Gue pikir gue sudah berhenti drama.
Tapi di mata dia, gue adalah makhluk sedih.
Lalu buat apa semua ketawa-ketawa yang kita ciptakan?
Kalau di pikiran dia, gue hanya pura-pura seneng?

Padahal gue baru mulai percaya bahwa keadaan hidup gue sudah berubah banyak bila dibanding 2-3 tahun lalu...
Tapi semua kepercayaan itu langsung ilang seketika ketika kalimat "kasian" itu muncul.
Yang ada hanya pemikiran mendalam tentang apa yang belum gue ikhlasin dan apa yang membuat gue sedih selalu... (yang bahkan gue gak tau jawabannya apa)

Mungkin loe semua akan ngomong: kalau gak ngerasa ya udah kali gak usah dipikirin... toh yang tau diri loe kan cuman loe...

gue gak bisa.

i just can't

Tuesday, October 25, 2011

No.228


pria pemilik sepatu ini bisa dibilang nyeleneh...

dia suka komen2 ngehe gitu di twitter.... beberapa orang yang gak terlalu kuat bacanya mungkin bisa berakhir kesal atau unfollow twitter dia... hehehe..

tapi buat gue sik yaudahlah... emang setiap orang punya sifat masing-masing dan kalau emang dia temen baik sik, ngertiin aja sampe ke yang ngehe-ngehenya... seperti kata orang bijak: ambil yang positifnya aja, yang negatifnya kita buang...


tapi si pria ini, suatu hari tweet sesuatu yang gue sangat setuju.
kira-kira begini isi tweetnya:

kinda bored with the routines & responsibilities but life's getting better & better. i can't complain with my life. alhamdulillah :)

gue setuju sekali! udah baguuusss kita punya kerja. udah baguuuss kita punya penghasilan. udah bagusss ortu kita masih lengkap. udah bagusss kita masih waras.

si pria ini pernah ngetweet:
kalau mau tau betapa beruntungnya elo, coba sekali-kali naik kopaja dan amatilah sekeliling loe. disitu loe akan sadar betapa beruntungnya loe dibanding orang lain.

sejujurnya, gue sering jalan kaki/sekali-kali naik bis karena emang bener... melihat kehidupan lain tapi nyata di sekitar kita bikin kita lebih jejeg sik...

yah kalau masuknya ke mall terus sik, wajarlah loe depresi liat orang kaya belanja tas seharga gaji loe 3 bulan. trus drama deh merasa dunia tidak adil. atau suka banget buka-buka profil temen di FB yang kerjanya tiap bulan liburan ke luar negeri. kelaaar deh loe... hehehe... :p

lalu beberapa hari kemudian dia BBM gue:
"camu baik anaknya, sudah seharusnya Tuhan ngasih yang baik2 sama camu"

dan gue pun menjawab:
"yang gue punya sekarang, udah pasti yang terbaik dari Tuhan, yakaaaan..."

Saturday, October 8, 2011

No.227


Beberapa tahun lalu, gue pernah punya kehidupan yang sangat semarak (badungnya) di Bandung... Di era itu adalah edisi gue yang bangun siang masuk kerja pulang kantor jam 10 malam lanjut ketemu gank Alamanda gue sampai pagi kita pesta/makan/hangout.

temen2 gue ini dulunyaaaaa suka berantem di Bandung. salah satu diantara kita, suatu hari mobilnya dirusak orang di parkiran sebuah mall. gue inget banget shock ngomong gini: gilaa ini mahal banget pasti perbaikinya... dia menjawab: yaaah.. gue udah nyiapin dana untuk 4x lagi mobil gue dirusak orang... *buseet :p

lalu gue udah biasa kalau lagi disko tiba-tiba salah satu dari kita ngomong: "Sadie, pulang deh sekarang mendingan..." lalu gue nurut dan gak lama gue dapet sms/telepon yang bilang kalau temen2 cowok gue itu lagi terlibat kericuhan... '____'

belum lagi drama percintaan yang tentunya menghiasi persahabatan pria dan wanita... ada yang naksir A tapi A jadian sama B sehingga harus ada yang berbesar hati menerima kekalahan. ada yang C pacaran sama D tapi selingkuh sama E padahal semuanya deket satu sama lain... ada juga yang cinta platonis/naksir orang tapi gak ditaksir balik (itu gue! :p)

Sampai pada suatu hari muncul obrolan gue dan si no.13 Dia adalah salah satu dari gank Alamanda dan inti obrolan itu adalah kesadaran kalau kita harus stop main dulu dan membereskan skripsi untuk kemudian fokus sama masa depan.

Akhirnya pada suatu malam, gue pergi menyusul teman-teman gue ini dan berkata: "teman-teman, gue pamit ya.. minggu depan gue pindah kerja ke Jakarta.."

.....................

tahun berlalu dan kadang-kadang kita reuni atau kumpul bareng.. kadang hanya sebagian yang bisa ketemu lalu kita akan saling share foto di BBM Group.

Nah... pas banget semalam kita reuni lagi karena ada yang ultah... Sepanjang malam, gak berhenti2 kita ketawa, main bom-boman, mengenang masa lalu, membongkar kenakalan/rahasia masa lalu... buat gue, semalam sungguh bahagia rasanya.

Gue akui, kelakuan gue di era pertemanan anak-anak ini memang adalah masa-masa kenakalan dimana gue main melulu, pesta melulu, pulang pagi melulu. Kadang2 gue suka menyesal membuang banyak waktu hanya untuk bersenang-senang di jaman itu..

Tapi berjumpa mereka semua semalam, sudah berubah dari anak kuliah yang hobi hura-hura menjadi pekerja/wiraswasta dan terlihat sudah lebih mature, gue justru berterimakasih pernah ada di era itu.

Baru sadar, ternyata era ini adalah salah satu bagian hidup yang penting karena gue jadi bisa kenal dengan mereka semua... Mereka yang ikut andil membentuk gue yang sekarang...

Buat gue, mereka sangat berharga...
love u all, my alamanda's gank...
Group Hug!

Wednesday, September 28, 2011

No.226

yang menarik dari kehidupan di dunia ini adalah berbagai jenis hubungan keluarga yang bisa gue temui dan lihat dalam keseharian gue.. ada yang beneran keluarganya kayak di buku cerita anak-anak, ayah ibu anak hidup harmonis tapi ada juga yang tidak seideal kata buku cerita...

sebagai contoh, sepatu ini milik kakak beradik yang sangat akrab satu sama lain.
yang seru... mereka main bareng, temen-temennya sama, saling support satu sama lain...


sementara gue punya 9 orang kakak.
ada 7 kakak beda ibu.
1 kakak beda ayah
dan 1 kakak kandung...

gue jarang ketemu kakak kandung gue karena kita emang hidup terpisah sejak sd... kita ketemu sekali-kali doang... biasanya makan malam sama bokap di mall-mall yang ada di Jakarta...

kadang gue berharap hubungan kakak adik gue bisa seperti kakak adik no.226 ini tapi kalau dipikir-pikir lagi, sekarang ini udah bukan waktunya lagi buat gue berharap ada di hidup orang lain... yang paling bener, gue jalanin hidup gue seideal dan sebaik mungkin.... pokoknya saat ini yang penting itu gue punya hubungan baik dengan kakak gue...

btw posting ini gue persembahkan untuk abang gue yang baru aja keterima kerja di RCTI. Good luck ya kak... :)

No.225


seperti biasa, gue sering terkesima dengan status FB orang-orang... apakah itu kalimat yang dia buat sendiri ataupun dia menemukan quote itu dari film/lirik lagu... tapi kadang-kadang itu bisa JLEB banget buat gue...

salah satunya adalah status FB si No.225 ini...

sebenarnya gue tidak kenal dengan pemilik sepatu ini tapi dia kebetulan berteman dengan teman-teman gue dan dia sering dapat review bagus mengenai karya-karya fotonya, suaranya yang bagus banget ataupun
video-video yang dia buat...

kemarin gue baca statusnya seperti ini:

depression is not a sign of weakness. it is just a sign that you have been strong for too long.

dan rasanya langsung pengen bilang: IYAAA SETUJUUU #kemudianDUARRRR :p

Sunday, September 25, 2011

No.224


kemarin baru aja reuni SMP. hahaha... 15 taun yang lalu gue bersekolah di smp negeri yang oke di Bogor... disitu gue berjumpa teman-teman yang menyenangkan dan juga punya banyak cerita seruuuu...

ini sepatu pacar smp gue dulu waktu smp kelas 3... hahaha kita ketemu gitu di reuni kemarin, dia anaknya udah 2 sekarang!

gue mau cerita dulu ya jaman dulu gimana gue bisa jadian sama anak ini...

jadi ceritanya gue kelas 2 smp jadi anak baru di Bogor (pindah dari Bandung)
hari pertama sekolah rasanya sebel banget karena gue gak pengeeeennn pindah ke Bogor...jadi gue cemberut depan kelas dan bengong gitu gak punya temen... hehehe..

trus pas bel berbunyi, gue pun duduk di bangku... si No.224 ini duduk di meja sebelah gue. di tengah-tengah guru ngomong, tiba-tiba dia manggil nama gue..
pas gue nengok, dia ngomong gini: "tiasa nyarios Sunda?" (bisa bahasa Sunda)
dan guepun senyum denger pertanyaan bahasa Sundanya itu...
Sejak itu kitapun jadi temen baik... Ceritanya ni, No.224 ini dulunya ABAS gitu (anak basket) yang paling ganteng satu sekolah... hehehe...

pas kelas 3, kita tiba-tiba deket.. yang biasanya teleponan santai cerita-cerita, jadi kerasa kayak beda gitu... sampe suatu hari tiba-tiba pas istirahat, kita semua lagi duduk-duduk depan kelas. tiba-tiba dia ngomong gini: "kamu suka gak sama aku? kamu mau gak jadi pacar aku?"

DI DEPAN TEMEN-TEMEN GUE...

dan gue dengan bodohnya jawab begini... "iiih... asyik.."
(kesenengan ditaksir cowok paling keren di satu angkatan gue hahaha)

trus sadar anjrit kok gue bego gini jawabnya.. trus langsung lari kabur dan ngumpet di ruang guru karena malu...

akhirnya besoknya pacaran deeeeh... cieeeeeh :p

paling manis yah waktu pacaran gue dibikinin kaset kompilasi lagu-lagu gitu trus dia nulis SIDE A, SIDE B-nya diganti: CLOUD A, CLOUD B... dan dia kasih kaset itu depan adik kelas gue yang memuja dia dan gue kayaknya disebelin gitu sama cewek-cewek satu sekolah.... Puncaknya tiba-tiba ada yang nulis di kamar mandi cewek: "SADIE PEREK!"

eitttssss... santaaai neng... hahaha...

3 bulan doang gue pun diputusin dengan alasan: "aku mau konsen sama basket"

nangis deeeh acuuu... hahahaa...

*tapi gak lama kok sedihnya. Trus pas SMU gue satu sekolah lagi dan kita terus temenan sampe sekarang... :)

PS: gara-gara nulis ini, sekarang ngakak-ngakak sendiri baca Diary gue jaman SMP... Fido Dido and Dalmatians ajaaa dolooooo covernyaaa.. dan setelah dibaca ulang, haduuuuu emang gue dari SMP dramanya urusan cowoookkk mulu... :D

No.223



saya suka kedua pasangan ini!!


yang satu pasangan artsy yang biasa berjumpa di event seni atau gig...

yang satu lagi pasangan dunia fashion beda usia 10 tahun dan mereka gemets sekaliii... :')


saya mendoakan mereka langgeng selalu... :)

Tuesday, September 13, 2011

No.222

sepatu-sepatu no.222 ini adalah milik 3 orang teman pria saya yang kalau loe liat orangnya, loe akan sepakat, mereka itu ganteng. pinter. kreatif. straight.
haduh yah deh pokoknya :p

mereka menjadi topic of the day karena menurut gue setiap perempuan harus punya teman pria yang beneran temenan (bukan friends with benefit) seperti gue dengan ketiga pria ini, karena mereka membuat gue bisa lebih survive dalam menjalani hidup dan menghadapi pria-pria di luar sana...

dari mereka, gue mendapatkan banyak kisah pengalaman hidup yang dibahas tanpa sensor dan guepun memandang dunia dari sisi yang berbeda, yaitu sisi cowok. bagaimana mereka menghadapi dunia kerja, patah hati, persahabatan, keluarga, pacar dan godaaan dari wanita-wanita.


si suede hitam: jenis family man. sahabat pria yang bisa banget gue ajak ngobrol topik apapun tanpa malu-malu.. dulu dia tinggal dekat rumah gue jadi kalau malam hari sepulang kerja, gue suka main ke rumah dia dan kita biasa ngobrolin apapun yang kita alami di hari itu... kadang kalau gue lagi dibonceng motornya dia, kita suka sambil curhat-curhatan. trus kalau pembahasannya bikin sesak dada, dia suka ngomong: "ayo neng, kita yoga dulu biar tenang dikit" *trus sok sok gerakan yoga di atas motor.. hahaha kocak deh

.

si boatshoes coklat: jenis pria kekinian yang hobinya hangout sama gerombolan temen-temen cowoknya, cool banget sama cewek tapi sebenarnya dia adalah teman yang paling care. yang bagus dari anak ini, dia akan bicara secara terus terang dari perspektif cowok dan walaupun kadang-kadang itu pait buat gue, tapi gue biasanya kepikiran dan endingnya setuju sama statement dia.


si sneaker: jenis pria ganteng yang biasa bikin hati perempuan klepek-klepek. dari dia, gue bisa belajar banyak tentang cara menghadapi pria-pria di luar sana agar gue tidak terjebak dengan cinta buta/cowok iseng... anak ini menurut gue cukup sabar dan maklum dengan semua kisah-kisah gue yang bloon... hehehe makanya akhir-akhir ini gue lagi sering belajar cara ngadepin cowok dari dia...


biasanya kalau gue lagi ada "perkawes hate", gue akan membahasnya dengan ketiga anak ini, hanya untuk mengetahui apa sik yang ada di pikiran cowok?
sebagai contoh: gue pernah dapet BBM di jam 10 malam isinya begini: "ke tempat gue yuk"'

gue pun berkonsultasi dengan sahabat gue ini. "ini maksudnya apa ya?"

si boatshoes coklat langsung jawab: "jangan pergi loe. udah malemmm... udah deh gak usah iseng..." *nada bapak-bapak ke anak abg-nya

si sneaker: "hahahaaha.... bisa tuh kak, kalau mau dibungkus" *sambil nyengir jail dengan mata kasih kode: sikaaat kak... sikat :p

tapi ada juga komen: "it doesn't mean anything... just simply ajakan temen aja" *nada dan tatapan: sudahlaaah.. he's just not that into you..

nah... dari berbagai pendapat ini, gue jadi bisa mikir langkah terbaik apa yang bisa gue ambil berikutnya... dan gue juga jadi cewek gak banyak asumsi atau ekspektasi macem-macem... atau kalaupun ternyata gue salah langkah, gue masih punya mereka buat cerita dan me-review salah gue dimanaaaa...

*haduuuuu ribet yah gue segala-galanya dipikirin bener. yah, inilah gue hehehe makanya bless banget gue punya mereka yang cukup sabar dan selalu ada buat gue tanya-tanya...

sejujurnya, saya suka pola pikir anak laki-laki... hehehe...

No.221

kemarin gue nonton film ini.... lalu menemukan quote yang agak mirip dengan apa yang gue rasakan....

J: You are emotionally unavailable?
D: oh yeah
J: oh my God. am emotionally damaged


J: i am damaged
D: so am i. who isn't? It's what makes this so awesome.

*bedanya: di film, si damage pun mendapatkan perfect match. di dunia nyata, tak tak tak tak... semudah itu...

#ohwell

No.220


buat gue yang berzodiac Pisces, beneran deh... jadi pisces tuh susah banget!! :p


jadi ingat tulisan gue tentang No.24, si Pisces yang berbeda ini...

dia seperti bukan pisces. dia santai. gak drama. pokoknya dia pisces yang berbeda. dan gue sangat ingin menjadi pisces yang seperti dia (bisa dibaca lengkapnya di no.24 yah kalau mau tau pendapat gue tentang dia)

No.220 ini adalah sepatu dia.

Beberapa bulan lalu, dia bertanya begini: "gimana, kantor baru?"

*gue baru pindah di awal 2011 ke sebuah bidang pekerjaan yang berbeda yaitu retail sementara gue selama bertahun-tahun adalah seorang anak media. dan jujur aja pertama kali pindah gue kewalahan banget alias tak ngerti apa-apa..

gue pun menjawab: "gue gak ngerti apa-apa giniii paraaaah... ada satu job desk yang gue gak suka banget.... gak ngerti, bingung, aduuuuh apa gue resign aja ya?"

dia menjawab dengan nada santai: "loe tau gak, di dunia ini, di semua jenis pekerjaan, walaupun elo suka banget sama pekerjaan itu, pasti ada 1 job desk yang loe gak suka ngerjainnya. mau loe pindah ke kantor lain pun, pasti nanti loe akan nemu job desk yang loe gak suka. udah deh... better loe bertahan aja disini, ini akan jadi pengalaman yang bagus banget buat loe kok... at least tahan 1 tahun dulu deh untuk mendalami dunia retail..."

gue diam...
lalu berkata: "iya sik... loe bener sik..."

*hidup penuh tantangan. gak ada tantangan, gak hidup. Kini... beberapa bulan sudah berlalu, saya sudah mulai terbiasa dengan kehidupan kerja di dunia retail.

Gue sering sekali berterimakasih kepada Tuhan karena diberikan lingkungan pertemanan yang menyenangkan, mereka-mereka yang bisa diajak ngobrol serius soal kehidupan tapi juga bisa diajak seru-seruan. Aslik, temen-temen gue itu memang THE BEST!

Sunday, September 4, 2011

No.219


Wohooooo!!! No.216 akhirnya berlibur ke Jakarta!

walau hanya bisa berjumpa selama 3 hari, itu adalah 3 hari liburan yang menyenangkan!

ditambah tandeman random gue, bapak No.204, bertiga kita menjelajah Jakarta dan ini adalah salah satu liburan terbaik yang pernah gue miliki.. .

*actually, ketika lagi liburan, apapun itu momentnya... gue harus selalu bilang itu the best karena liburan adalah benda mahal untuk pegawai macam gue.. hehehe..

liat sendiri sepatu No.219 kan? berantakan yah talinya aja gak diikat dengan benar...

itulah gambaran liburan kemarin dengannya... berantakan hehehe...

malam-malam di Casa selalu menarik... Mr. No.204 biasanya berdiri di meja dj dan memainkan playlist favoritnya, yang kebetulan adalah lagu-lagu kesukaan gue dan no.219.

yang menarik, malam ini kita ditemani oleh orang-orang random, beberapa baru kenal dan kita semua pun menggila bersama... :)

hehehe..

Happy bday No.219...
Semoga cita-cita loe bisa tercapai semua...
Sehat dan sukses selalu...
Cup.


lewat sudah, tiga hari 'tuk selamanya... dan kekallah.. detik-detik di dalamnya..
#np

Saturday, September 3, 2011

No.218

.
di Jakarta banyak perempuan keren...

salah satunya adalah pemilik sepatu ini...

walau gue jarang ketemu dia, sekali bertemu, biasanya terselip obrolan-obrolan yang wajib dimasukkan ke dalam hati dan pikiran...

di bulan puasa kemarin kita bertemu dan dia sempat bertanya kenapa gue menghilang dari twitter.

gue menjelaskan bahwa ternyata gue tidak kuat dengan dunia itu... disana banyak pertemanan fake, hidden agenda, bully dan yang paling mengganggu pikiran gue adalah ternyata gue tidak begitu kuat ketika tau lagi diomongin orang lain...

#pengakuan: gue pernah no mention orang di twitter dan orang itu marah lalu menghapus gue dari daftar temennya (sampe saat ini!). Saat itu gue tidak mengerti kenapa dia segitu marahnya. Tapi ketika sekarang gue mengalami sendiri kejadian itu, akhirnya gue mengerti. Maaf ya, camu...

balik lagi ke cerita no.218, mendengar penjelasan gue, dia lalu berkata: "sudah waktunya loe belajar untuk gak terlalu ngedengerin apa kata orang lain.... karena kalau kepikiran melulu setiap diomongin orang, gak bakalan selesai-selesai lho..."

bener sik dia.

emang gue gak bisa ngontrol apa yang orang lain pikir atau mau omongin tentang diri gue kan?

dan daripada pertemanan fake yang banyak muncul di twitter (akrab di twitter, awkward di dunia nyata, oh HELLO?!), gue memilih jenis pertemanan seperti dengan no.218. walau kita jarang bertemu, tapi yang pasti pertemanan kita bukan basa-basi belaka... :')

dan sekarang, gue juga lagi belajar lebih santai seperti apa yang no.218 saranin.
tapi memang, salah satu caranya yaaaaa dengan mengurangi nge-tweet dan cek-cek twitter...

jujur aja ya, gak banyak twitteran, drama hidup gue berkurang 80% :p

Friday, September 2, 2011

No.217



wanita ini... gue tidak kenal dengannya...
hanya kebetulan saja dia penyanyi terkenal...
sehingga satu dunia mungkin pernah mendengar namanya...
apalagi, kebetulan dia cukup fenomenal....

gue menemukan satu quote yang dia lontarkan dalam sebuah interview... "to be brave is to love someone unconditionally, without expecting anything in return. to just give. that takes courage; because we dont want to fall on our faces or leave ourselves open to hurt"

dan setelah membaca ini, gue bertanya-tanya,
apakah gue memiliki keberanian itu?
awalnya gue sempat berpikir gue pernah atau bisa seberani itu...
tapi rupanya... setelah dijalani... itu bukan perkara mudah...

hmmmm....


Wednesday, August 3, 2011

No.216

rindu dengan pemilik sepatu ini

yang gue tau, hidupnya saat ini sedang penuh perjuangan..

hebat juga dia bisa survive.
tapi emang dari dulu gue udah yakin kok kalau dia
mampu menjalankan hidup diantara semua ke-chaos-an itu....

dan ingat aja bahwa di seonggok "shit happen", pasti ada yang bisa dijadiin bahan ketawaan (biar loe hepi dikit gituuu) atau mungkin ada seonggok berlian... (seperti pertanyaan gue di BBM kemarin mungkin, yang loe jawab dengan: no comment. huhhh... sombongnyaaa!! ceritaaa dong... :p itu berlian baru yah? hmmm...? hahaha)

i miss you.
takecare yah...

selamat menjalankan ibadah puasa...
semogaaaa Lebaran loe bisa balik ke Jakarta :)

No.215


loe pernah gak sik mengalami keadaan seperti ini:
ketika loe gak punya siapa-siapa, lalu seseorang masuk ke hidup loe.
tiba-tiba hidup loe dibuat berwarna sama dia.
dia selalu ada buat loe.
tapi hanya segitu aja.
dia memberikan semua yang dia bisa kasih ke elo.
tapi hanya segitu aja.
dia gakkan pernah bisa jadi pasangan loe.
dan disini, ketika ada yang sakit hati,
bukan salah yang masuk ke hidup loe-nya.
tapi salah yang sakit hati (yaitu: elo)

kenapa gak pernah belajar dari pengalaman yang sudah-sudah...
bahwa ketika bertemu keadaan seperti ini, jangan pernah pakai hati.
atau elo yang menyesal kemudian.

mungkin di dunia ini ada dua tipe manusia.
yang bisa dimaintain.
dan yang hobi maintain orang lain.

mungkin yang maintain suka sama loe juga tapi suka doang. bukan buat dipacarin.
atau sesimple dia butuh selalu punya orang yang memuja dia.
atau dia kesepian. kehadiran loe membuat dia senang.
dan atau atau atau yang lain...


well...
berapa kali gue harus menelan ludah sambil berkata pada diri sendiri bahwa ini semua adalah hasil campur tangan kesalahan gue juga.
kenapa gue bisa kalah di permainan ini.
kenapa gue kebawa arus.
kenapa gue banyak berkhayal bahwa keadaan akan berubah suatu saat nanti...

ada satu hal yang terlalu bodoh yang mestinya gue NOTED banget.

sebenernya dari awal, biasanya gue udah feeling ini arahnya akan kemana.
tapi kesenangan yang tercipta, bahagia, ketawa-ketawa dan flattered itu mengalahkan logika gue sehingga gue pun terlena.

kalau udah kayak gini, siapa yang salah?
GUE.

gue memutuskan menulis ini setelah tadi gue sempat ngobrol panjang lebar dengan satu orang dari masa lalu gue. dia yang pernah gue sayang, dia yang kemudian gue tinggalkan karena gue merasa gue hanya dimaintain doang sama dia.

tadi, pertamakalinya setelah bertahun-tahun berlalu, dia bercerita dengan terbuka...
apa yang dia rasakan terhadap semua hubungan yang pernah dia jalanin...
buat dia, itu bukan me-maintain orang.
itu adalah suatu hal sesimple elo seneng aja bisa sama-sama terus sama satu orang.
tapi hanya sebatas itu.
dan elo juga sudah menjelaskan ke orang itu bahwa elo tidak punya maksud lebih.
jadiii... kalau orang itu kemudian tetap stay di hidup loe, maka konsekuensinya harap ditanggung sendiri.

mendengarkan semua omongan dia, lama-lama pikiran gue terbuka dan buat gue... ternyata ini fair.
mungkin ini terkesan jahat.
meninggalkan bekas luka yang tajam.
tapi fair.
karena luka itu gakkan tercipta ketika gue tidak stay disitu.
jadi bisa dibilang, gue semacam merelakan diri gue dilukai....

hmmm... sepertinya gue jahat sama diri gue sendiri yah?
i see now... i see.

hidden track (macam musisi aja): ini saya ambil dari twitternya sepatu no.16, penting untuk diingat-ingat di masa depan...

Thursday, July 14, 2011

No.214


this sentence slap me to the bone:

"loe tidak pernah berubah, dari 3 tahun lalu, 2 tahun lalu, beberapa bulan lalu, loe masih tetap elo yang dulu, dengan semua ketololan loe"

pandangan mata saya mengabur. mendadak semua kejadian di masa lampau berseliweran di pikiran saya. saya akui, saya adalah keledai, rajanya keledai. saya akui saya banyak berbuat kesalahan tolol di hidup saya.

lalu suatu hari, saya menyadari bahwa saya tidak bisa menjadi keledai seumur hidup saya. saya meneruskan hidup. saya bertekad: saya harus berhenti menjadi keledai. sayapun melepaskan kostum keledai saya. saya pikir saya siap menjadi kuda.
berani. keren. *pikir saya...

tapi apa yang terjadi? rupanya ketika seekor keledai masuk ke lingkungan kuda, terlalu banyak syaratnya. kuda baru (saya) harus siap menerima perlakuan tidak menyenangkan. ya saya pikir ini wajar, saya keledai yang baru berubah jadi kuda, saya digembleng, saya tidak begitu saja diterima, mungkin maksudnya baik, saya dipersiapkan untuk bisa menjadi kuat dan tidak lemah lagi. setelah lama saya ada di lingkungan ini, saya pikir saya sudah menjadi kuda.

tapi suatu hari terjadi suatu peristiwa yang membuka mata saya. ketika ada suatu kejadian dimana saya merasa diperlakukan tidak adil. saya marah. kenapa saya diperlakukan beda dengan kuda-kuda lain, kenapa kuda lain dibela, sementara saya, selalu disalahkan. padahal kalau saja mereka mau melihat dari kacamata saya, mestinya mereka bisa mengerti saya. saya lupa. saya terlalu banyak berharap. berada di lingkungan kuda, tidak berarti mereka bisa mengerti saya. di mata mereka, saya tetaplah keledai.

saya sakit hati.
lebih sakit hati lagi, ketika dibilang kalau saya memang tidak berubah dari dulu.
tulang saya nyeri mendengar kalimat itu.

mungkin selama ini saya yang salah.
sebagai keledai, saya banyak berkhayal.... saya pikir saya itu sudah menjadi kuda.
ternyata... di mata semua binatang, saya tetaplah si keledai.

ini menjelaskan kenapa semua binatang melihat saya dengan mata prihatin.
mereka sudah sadar saya berusaha terlalu keras untuk membuktikan bahwa diri ini sudah berubah dan bisa berubah.
hanya ada satu hewan yang tidak sadar: saya.

image yang melekat di diri saya rupanya tidak semudah itu bisa berubah, sekeras apapun saya mencoba, keledai sudah melekat di dalam diri saya.

sekarang saya akan tetap meneruskan hidup saya.
hidup keledai saya ini.
sambil berusaha sesedikit mungkin melakukan kesalahan.
dan berlapang dada menerima tatapan prihatin dari hewan-hewan lain.
saya terima semua tatapan prihatin kalian.
kalian yang mungkin tidak mengerti saya tapi bersikap paling tau tentang diri saya.

suatu hari saya bicara bahwa hidup ini tidak adil.
lalu seorang teman berkata:
"hidup itu tidak adil di mata semua makhluk hidup. jadi berarti itu adil kan?!"

saya terdiam.
dia benar.

saya adalah si keledai yang berpikir bisa survive di lingkungan kuda.
yah, mungkin itu bisa.
tapi kenapa harus masuk lingkungan kuda...
ketika masih ada lingkungan hewan lain yang lebih menerima saya apa adanya?
yang tidak keberatan dengan image keledai saya ini.

kalau kamu tidak sanggup menerima kekeledaian ini,
saya terima dengan lapang dada.
semoga kamu bisa menemukan hewan lain yang lebih sesuai standar hidup kamu.

Tuesday, June 21, 2011

No.213


OH WELL!tau gak rasanya sayang banget sama suatu hal
dan udah gak bisa diapa-apain karena loe.sayang.banget!

gue sayang sama no.213.
ya memang dia hanya seonggok benda.
bahkan binatang peliharaan pun bukan.
tapi gue memperlakukan dia seperti makhluk hidup.
gue tauuu... mungkin gue salah.
tapi bukankah setiap manusia punya kelakuan-kelakuan khusus
yang tidak masuk akal dimata orang lain?

tapi tetap.
gue salah dimata banyak orang.
kali ini gue kalah.
gue harus bisa membuktikan bahwa gue sudah berhenti memperlakukan no.213
dengan special.

karena ketika dia terus-menerus special, maka gue semakin terlihat weirdo di mata orang lain dan itu berbahaya untuk hidup gue yang "katanya" lagi gue beresin ini...
(ya get real aja sik siapa cowok mau sama cewek umur 31 masih main boneka)

terlalu menyedihkan.
ketika no.213 harus berhenti saya anggap sebagai benda kesayangan...
hanya demi #pencitraan diri saya...

inilah moment dimana saya menyebutnya #theartof OH WELL

No.212


setiap seseorang terkena kesulitan, biasanya selalu ada sebuah kalimat yang melewati pikiran kita: Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada manusia melebihi batas kemampuan orang tersebut...

gue, kalau udah gak kuat banget sama cobaan-cobaan dari Tuhan, biasanya mengibarkan bendera putih, mengaku kalah dan menyerah sambil bilang: Tuhan, ampunnn banget... yang ini udah beneran gak kuat sayaaa... ampuuuun...

No.212 ini, salah satu orang kesayangan saya, sedang tertimpa sebuah kesulitan...
Ketika mendengar ceritanya, saya sedih. Dia tidak pantas diperlakukan seperti itu.
Kadang-kadang orang lain suka lupa diri dan melakukan apapun demi mendapatkan apa yang dia mau, tidak peduli kelakuannya itu merugikan pihak lain... Orang lain itu sedang membuat susah teman gue ini... :(

Gue tidak bisa membantu apapun dalam hal ini... Karena ini bukan urusan gue. Tapi gue hanya ingin No.212 tau, dia masih punya gue, yang mau dengerin cerita-cerita dia, mungkin dengan menjadi pendengar saja, membiarkan dia melepaskan semua uneg-unegnya, sudah sedikit meringankan bebannya...

Dan gue berdoa, agar semua kesulitan ini segera berakhir...
Biar no.212 gak pusing-pusing dan ribet lagi...

Amiiiin....

Thursday, June 16, 2011

No.211

Sebenarnya ini adalah sepatu milik si no.207



Rupanya belum selesai kisah dia yang menggugah hati saya untuk menceritakan dirinya... :)

Gue dengan jujur mengakui: i fancy this guy

Gue jadi ingat.... di malam gue mengaku men-fancy orang ini, teman-teman gue ketawa dengan histeris... yah gue akui itu adalah sebuah "silly statement"
Lalu kemudian setelah itu kita pergi makan rame-rame....

Tiba-tiba si no.211 ini bercerita bahwa dia punya 1 orang pegawai yang awalnya adalah seorang anak asal Tasikmalaya yang hanya lulusan setingkat SMU. Anak itu melamar ke usaha milik teman gue ini dengan modal suka menggambar.

Pelan-pelan, si no.211 ini mengajari anak itu menggambar, dia kasih lihat contoh gambar yang dibuat oleh designer dalam maupun luar negeri, dia suruh anak itu baca majalah fashion, intinya diajarkan untuk bisa membuat design.

Anak itu sekarang sudah menjadi salah satu asisten kepercayaan si No.211. Dia sudah bisa membuat design, memilih materialnya dan produksi.

Membagi ilmu.
Membuka lapangan pekerjaan.
Mengajarkan seseorang untuk punya suatu keahlian baru.
Mempercayai seorang anak dan bisa melihat bahwa dia potensial dan sabar mengajarkan segala sesuatunya sampai dia mengerti.
Ini yang gue tangkep dari si No.211.

Dia bilang, justru anak-anak seperti ini yang awalnya mungkin gak tau apa-apa, gak ngerti apa-apa tapi kalau mereka ada kemauan dan usaha untuk belajar, mereka ibarat berlian, semakin diasah, semakin bagus dan akhirnya bisa menjadi sesuatu/seseorang.

Awalnya gue berpikir bahwa orang-orang yang bekerja di industri fashion adalah orang-orang kaya yang gaya, sering keluar negeri, barang-barangnya merk semua dan melek fashion.
Ternyata enggak.
Semua bisa bekerja di bidang itu.

Karena kisah ini gue baru sadar, pada akhirnya usaha itu nomor 1.

Dan selesai si no.211 bercerita, dengan santainya gue nyeletuk di depan semua teman: "see?! gak salah kan gue fancy dia?" :p

Monday, June 13, 2011

No.210


i adore your artworks, sir no.210

sepatu ini milik seorang seniman muda yang gue baru kenal tahun lalu tapi gue sudah tau karya-karyanya sejak beberapa tahun sebelumnya.

gue inget banget pertama kali gue liat karya dia saat ada pameran di Galeri Nasional. dulu, karena gue anak baru di JKT, gue sering diajak jalan-jalan sama temen gue ke pameran seni. saat itu gue melihat karya orang ini dan berkomentar: "bagus banget nih" lalu temen gue itu menjelaskan bahwa pemilik karya tersebut adalah salah satu seniman muda berbakat.

sejak itu, gue suka gak sengaja liat karya-karya dia di berbagai media atau di pameran seni. tapi tetap gue tidak pernah tau orangnya yang mana.

sampai kemudian tahun lalu gue pergi ke sebuah pameran lagi di Alun-Alun Indonesia. disanalah gue akhirnya kenalan sama pemilik karya-karya yang gue kagumi dari bertahun-tahun yang lalu.

sungguh gue iri dengan orang-orang yang bisa menggambar dan bisa menciptakan karya buatan dirinya sendiri.

ini kutipan kata-kata dia yang gue ambil dari myspace dia:

I have always been interested in drawings since I was a kid
and I then grew up with drawing as my passion.


andai sejak kecil gue udah tau apa yang jadi passion gue.
mungkin saat ini gue sudah fokus di satu bidang.

tapi kebetulan nasib berkata beda sehingga gue masih random aja sampe saat ini
dan masih bingung menentukan apa yang gue mau.

makanya gue mudah kagum sama orang-orang seperti No.210 ini...
di mata gue, manusia yang bisa menjalani hidupnya dengan melakukan pekerjaan yang dia suka dan sesuai dengan passionnya, adalah manusia yang beruntung.

Wednesday, June 1, 2011

No.209


what is happiness?

salah satunya adalah: malam ini.

dimana saya mendadak pergi ke sebuah club di Jakarta.

hanya untuk berjumpa sahabat saya tercinta: si No.1 di blog ini.


susah berjumpa dia di tengah-tengah jadwal turnya yang ketat.

jadi malam ini saya bela-belain banget. apalagi pas dia ngabarin pas banget temen saya mau ke tempat yang sama... wah, ini emang udah jodohnya disko tengah minggu ;)

terimakasih juga untuk Ms.H... atas pinjaman sepatunya hehehe... dia mengajarkan saya untuk belajar percaya dengan wedges, yang aman dipake dan gakkan bikin pegel (mungkin kamu ingat salah satu kisah saya di blog ini yang sok pake wedges terus jatuh di kondangan. hehehehe.. malam ini wedges milik H tidak berulah macam-macam kok)

sedikit disko di tengah minggu yang hectic memang menyenangkan.
bila dilakukan di waktu yang tepat.
bersama orang yang tepat pula.
lagi-lagi... ini adalah random nite yang menyenangkan,
sesuatu yang tidak direncanakan tapi sukses besar :)

senang sekali berjumpa pvblic affair di lantai dansa :)

No.208


i used to love you.

a lot.


but i realized that if i keep in love with you.

i wasted my life.

so i decide to leave you.

coz i need to be a healthy person.

and healthy means not having you again in my life.




Selamat tinggal, kuning telur

Saya percaya, di luar sana, saya bisa menemukan substitusi kamu.
Saya akan kembali suatu hari nanti.
Ketika sudah sehat kembali.

:')

No.207

kalau mau tau contoh anak muda sukses berbisnis, harus kenal pemilik sepatu ini.

di usia belum lagi 30 tahun, dia sudah bisa membuktikan bahwa bisnisnya bisa berjalan dan selain mapan dia bisa membuktikan bahwa dia sukses dengan berbagai prestasi yang dia raih.

baru-baru ini dia mendapatkan penghargaan sebagai seorang yang berbakat di bidang pekerjaannya dari sebuah majalah lifestyle ibukota.

setiap melihat dia, gue berkaca memandang diri gue sendiri... dan memikirkan prestasi apa yang sudah gue capai... apakah gue sudah membanggakan keluarga gue... apakah gue sudah mapan... apakah gue begini... apakah gue begitu...

ketika gue curhat mengenai kegelisahan gue itu, seorang teman berkata bahwa dia capek mendengar semua keluhan gue dan dia bilang kalau gue merasa kurang ada prestasinya, ya gue harus segera berubah, berusaha lebih lagi dari sekarang...

lalu teman yang lain berkata bahwa gue terlalu banyak membantu orang lain dan bekerja buat orang lain padahal sebenarnya sudah waktunya untuk gue bersinar.

jujur aja gue agak sedih mendengar komen mereka...

kenapa ya di dunia ini tidak ada penghargaan untuk usaha gue menjalankan pekerjaan yang sekarang ini yang mana ini adalah sebuah ilmu baru buat gue...

kenapa gak dihargain gue itu lagi merintis lagi dari nol sejak peristiwa tipus dan kecopetan di beberapa bulan lalu.

apa salahnya bantu teman? kan gue juga dapat ilmu baru di hidup gue?

tapi kemudian gue sadar.

Jakarta emang begini.

Prestasi dilihat dari review di media. Dari pergaulan loe dengan siapa. Dari uang yang dimiliki. Dari award apa yang loe dapat. Dari nama loe yang jadi buah bibir di komunitas loe.

Prestasi gak diliat dari hal-hal kecil. Kita pikir itu prestasi, orang lain melihatnya tidak.

Mungkin gue yang salah. Terlalu ketinggian menyimpan standard hidup.

Atau gue terlalu slow... Teman gue udah di manaaaaa, guenya masih jalan di tempat. Trus mereka gemes sendiri melihat gue seperti ini.

Atau se-simple gue salah pergaulan? Mungkin teman yang baik tidak akan komen gak enak, walaupun niatnya baik?

Ah sekali lagi, ini Jakarta. Seperti itulah adanya...

Gue emang harus banyak belajar menerima kenyataan gue belum jadi apa-apa dan dipandang sebelah mata sama banyak orang. Dan gue harus lapang dada menerima keadaan ini, mudah-mudahan gue bisa berlapang dada.

well.... No.207, mudah-mudahan suatu hari nanti gue bisa seperti loe. Sukses. Bekerja di bidang yang sesuai passion. Berprestasi.

Tapi semoga ketika gue sudah jadi orang yang sukses, gue tidak akan memandang rendah, apapun usaha orang, untuk menjalani hidupnya.

Tuesday, May 24, 2011

No.206

i adore her
for created a good lyric.
your song, your voice... touch my soul... :')

"sadness is a blessing...
sadness is a pearl...
sadness is my boyfriend...
oh sadness, am your girl"

Sunday, May 22, 2011

No.205


Dear Father, thunkyu for the lovely family trip to Hongkong.

I love you!

Salah satu yang menarik dari perjalanan ke Hongkong kemarin adalah 2 hari di Disneyland. Tempat itu memang negeri seribu mimpi dan kebahagiaan. Tokoh ciptaan Walt Disney terasa hidup, anak-anak kecil memakai baju princess (adek-adek, ati2 yah jangan terlalu dalem pas nonton fairy tale :p), lagu khas Disneyland yang bikin terharu ingat masa kecil, semua merchandise yang rasanya ingin dibeli + breakfastnya yang enaaaak banggets!

Saat pergi liburan ini, ada satu ucapan keponakan gue yang umur 5 taun berkata seperti ini:
aku pengen kalau udah tua nanti kayak aki,
punya uang banyak bisa traktir liburan sekeluarga


:')

*kebetulan kita liburan ber-21 aja dulu dan itu ditraktir bapakku...

Keponakan gue bener banget. Ketika kita membangun keluarga, bikin happy semua anggota keluarga adalah semacam goal yang tentunya ingin dicapai. Banyak caranya, salah satunya dengan mengajak liburan. Gue salut sih bapak gue di umurnya yang udah nyaris 80 tahun masih bisa memberikan kesenangan maksimal untuk anak dan cucunya. Dan semua itu berkat kerja keras beliau sejak muda dulu... I love you, dad!

Jangankan keponakan gue, gue pun ingin bisa melakukan yang terbaik
buat keluarga gue nantinya... cieeeeh #kode

Pas banget yakaaaan Walt Disney punya quote seperti ini:

"The way to get started is to quit talking and begin doing"


No.204

apa sih salah satu the best moment in life versi gue?

salah satunya ada kegiatan random gak jelas jalan-jalan kesana-kesini dan menemukan banyak hal baru...

ada hari dimana gue dan anak ini si no.204 jalan-jalan ke pameran seni, lalu duduk-duduk aja di pinggir taman sambil nemenin dia ngerokok, ngobrol-ngobrol ngalor ngidul gak penting, lalu berlanjut jalan kaki ke tempat makan mie terus nganterin dia meeting trus pulang ke rumah, yah pokoknya kegiatan tidak ada rencana dan mengalir begitu aja..

besok-besoknya ada lagi cerita sama dia ketemu gak sengaja di sebuah mall lalu lagi-lagi jalan ke pameran seni di Galeri Nasional, duduk-duduk di depannya, terus minum-minum sore bentar eh taunya pas malam hari tiba-tiba dia narik gue ke sebuah acara launching produk...

yang random-random gini kadang-kadang nyenengin. loe gak tau loe mau ngapain dan kemana, ketemu siapa aja tapi pas pulang, loe baru sadar kalau tadi itu menyenangkan...

:)

I miss you, no.204. cepat pulang ke JKT dong!

No.203

ini gue dan seorang pria (sepatunya sudah pernah ada di blog ini) yang sedang sibuk-sibuknya mengurus proyeknya yang fenomenal...

kira-kira setaunan yang lalu, dia cerita kalau dia lagi ngumpulin cowok-cowok yang bisa nyanyi dan dance karena dia mau bikin sebuah boyband. ide itu muncul karena dia sering pergi ke festival musik yang ada di berbagai kota di dunia (seperti Summer Sonic) dan melihat sebuah fenomena bahwa boyband sudah mulai menjamur lagi (seperti dulu di era 90-an)

akhirnya dibentuklah boyband ini, dibikin konsepnya, lagu yang catchy, video klip dan rencana yang matang, sebelum akhirnya mereka launching ke publik.

gue inget banget dulu dia kemana-mana bawa video klip boyband ini di ponselnya dan kalau ketemu orang, dia akan memperlihatkan video tersebut untuk tes selera pasar.

intinya: gue melihat dia sangat serius menjalankan proyek ini....

daaaan setahun kemudian, dia berhasil menjalankan proyek ini dengan sukses! setelah era band-band yang menjamur di acara musik, kemunculan anak-anak boyband itu bagaikan angin segar, merekapun booming dan sekarang udah keluar album, udah main sinetron, udah jadi bintang iklan juga... gokil lah pokoknya.

gue salut!
kerja kerasnya, gak tidurnya dia berhari-hari dulu, usahanya ngumpulin anak-anak ini, dengan berbagai karakter yang berbeda-beda, dengan konsep yang kuat dan rencana yang matang, berhasil bikin negara ini terguncang.... :)

hebat kamu berhasil bikin orang cenat-cenut :p

ada 1 cerita yang menurut gue lucu.
boyband ini kan dicap alay dan punya banyak haters.
di awal-awal kemunculan, ada beberapa musisi yang santai aja ngehina-hina...
tapi sepertinya mereka menelan ludah sendiri sekarang begitu tau orang-orang dibalik boyband ini.... (apalagi ketika melihat kenyataan bahwa ini bukan boyband asal muncul gitu aja tapi lahir dari konsep yang matang)

lalu ada lagi satu cerita. suatu hari gue duduk-duduk sama dua orang personil boyband ini + dua orang temen gue yang kebetulan hipster Jakarta gitu deh hehehe...

sang hipster bertanya ke salah satu personel, loe nungguin konser apa di Jakarta?
mungkin dia sudah siap dengan jawaban alay sehingga dia terkejut ketika si anak menjawab: gue agak sedih sih gak bisa dateng ke Hurts dan Warpaint karena hari itu ada kerjaan...

sang hipster shock gitu: ha?! loe tau Warpaint? wow... gak sangka gue!

hehehe terkejut dia mendengar selera musik anak itu.

tapi kalau buat gue, obrolan ini yang paling GONG.

gue: loe suka Jason Mraz banget ya? Waktu dia ke JKT, loe nonton dong?
dia: hehehehe.. engga.
gue: kenapa?
dia: hehehe... waktu itu belum punya uang....

*hiks anak ini manis banget dengan kejujurannya... padahal dia bisa boong bilang ujian kuliah atau sakit atau apa...

ketika pulang, sang hipster berkata: anak-anak itu menyenangkan juga ya ternyata...

emang susssaaaah buat orang-orang (dan gue juga ngakuin) untuk gak nge-judge duluan. aslik. moment ini sepertinya sebuah pembelajaran yang mudah-mudahan besok-besok kalau gue liat band personelnya rambut dicat pirang, pake anting panjang, bajunya aneh, make-up nya ga ngerti lagi deh, wignya serem, potongan rambutnya bener-bener diluar logika, musiknya bikin pengen lempar tv, gue bisa lempeng dan gak ngeluarin 1 patah 2 patah kata ucapan sadis... amiiin :p

berkali-kali gue harus menekankan ke diri gue sendiri. ingat. semua itu balik lagi ke selera. selera bukan buat didebat. kalau bukan selera loe, ya udah gak perlu judes. kayak loe udah paling bagus aja. kayak elo bisa jadi bintang iklan aja. hehehe...

tapi jujur yah... gue kalau udah gak tahan banget liat penampilan seleb di negara ini, suka kelepasan nyela-nyela juga tapi ngobrolin sama sahabat gue aja... gak bikin barbuk di sosial media.

ya gimana... gue kan manusia juga... hehehe :p

oke sudah cukup saya berceritanya.... hanya saja saya ingin berkata bahwa saya salut akan kerja keras No.203. Dan inget! loe harus jaga kesehatan dan jaga pola makan! gue perhatiin loe udah mulai suka sakit-sakitan gara-gara kecapean... Plis yah, jangan diforsir.

Hail to you, Mr.203! :)

No.202

ihiiy... interview di radio gitu deh untuk menceritakan blog ini.... di Trax FM
di sebuah acara judulnya: New Kids on The Blog

pertama kalinya gue diinterview di radio, oleh dua orang pria yang kebetulan dua-duanya adalah vokalis band yang kocak :)


sungguh menyenangkan hari itu...terimakasih untuk kesempatannya, SITTI

jadi ingat ketika interview gue bisa-bisanya bilang seperti ini pas ditanya apa pesan buat anak Trax.... gue blank 2 detik trus jawab: "belum lengkap hari loe kalau belum nulis blog"

TSAAAH bisssaaaa aja yakaaan ;)

No.201




hari ini menemukan sesuatu yang menarik di FB-nya temanku Chacha.

sebuah puisi karya seorang wanita bernama Tanya Davis, judulnya: How To Be Alone...


If you are at first lonely, be patient. If you’ve not been alone much, or if when you were, you weren’t okay with it, then just wait. You’ll find it’s fine to be alone once you’re embracing it.

We could start with the acceptable places, the bathroom, the coffee shop, the library. Where you can stall and read the paper, where you can get your caffeine fix and sit and stay there. Where you can browse the stacks and smell the books. You’re not supposed to talk much anyway so it’s safe there.


kelanjutan puisinya bisa dilihat disini ---> How To Be Alone


dan ini bagian favorit gue:

"lonely is a freedom that breaths easy and weightless and lonely is healing if you make it"

"if you’re happy in your head than solitude is blessed and alone is okay"

Friday, May 20, 2011

No.200



you are my candy flip, shoes...

you are a substance that i always looking for...


PS: postingan ini sebenarnya adalah ajakan untuk melakukan gerakan memakai sepatu beda di kanan dan kiri. gue ingin mencoba sesuatu yang baru aja sik tapi dasar aja gue anaknya ngajak-ngajak orang lain yakaaaan hahaha... suatu malam, gue kayak baru sadar gitu... emang gak selamanya kanan dan kiri itu harus sama... mungkin ada kalanya kita melakukan suatu hal yang dianggap gak masuk akal oleh orang-orang sekitar... tapi ya itu tadi, kenapa harus ngikutin apa yang dijalani orang-orang pada umumnya?

seperti misalnya dulu gue pernah naksir gay... terus kenapa mesti dibilang salah hanya karena cara pemikiran gue berbeda dengan wanita-wanita lain... ya gimana... namanya naksir, gue bisa apa :p (duluuu kok... #pencitraan :p)

menurut gue, hidup tidak akan terlalu berwarna kalau kita selalu ngikutin pakem yang udah ada... dipikir-pikir lagi, gue gak pernah nyesel kok dulu pernah naksir gay. buat gue, ini cerita hidup yang lumayan berkesan. oh satu lagi: plus patah hati yang lumayan... ya kalau ini salah sendiri udah tau gay masih aja sok naksirnya serius hehehe...

he used to be my candy flip...
and will always be :)


No.199



Dear No.199,

well..

people come and go in your life..

maybe some of they will leave a scar in your heart...

but only a certain people...

the rest: they come to your life to made your day..

so lets cheers to the new person who will come to your life...

you'll be fine :)

HUG!

ps: pardon my extravaganza broken englais, my dear :)

No.198


mungkin kalau kamu selalu membaca semua nomor di blog ini, kamu akan ingat kisah seorang pria yang ketakutan karena menemukan she's the one-nya tapi kemudian malahan dia putusin. lalu dia berkelana dari satu wanita ke wanita lainnya...
tapi kemudian, akhirnya dia kembali ke wanita "the one"-nya itu...
dia bilang: komit mau serius...

saat mendengar janjinya itu, gue agak terharu...

tapi ini dia moral of the story-nya: jangan gampang terharu deh sama apapun saat mendengar good news...hehehe..

karena gak nyampe beberapa bulan, tiba-tiba komitmen baru si no.198 yang katanya mau serius itu, buyar blaar!

selesai.

lho? gimana sik?! malahan gue yang jadi kesel sendiri... *jangan ditiru, penganut sekte fairy tale, semua yang happy ending saya puja... gak baik emang tu cerita princess-princess-an :p

di sebuah gig, dalam ruangan gelap, akhirnya kesempatan bertanya itu datang...
gue: why??! katanya udah mau komit? tapi kok?

jawaban dia simple:

"gue komit kok... komit jadi asshole..."

DANG!

sekali lagi.. moral of the story-nya jelas: jangan mudah terharu...

PS: tapi kan jalannya masih panjang, mari kita liat... sekuat mana dia bertahan jadi asshole ;)

Monday, May 16, 2011

No.197


suatu hari, teman saya Nay menulis seperti ini di twitternya:


rasanya tertampar.
saya baru mengalami sebuah peristiwa yang menyimpulkan hal yang sama.
saya googling kalimat ini..
ternyata ini diambil dari dialog NINE.

ini dialog lengkapnya:

Luisa Contini: Thank You

Guido Contini: What for?

Luisa Cotini: Thank you for reminding me I'm not special. You don't even see what you do to me. Even the moments I think are ours,
its just... you working to get what you want.

kamu tau apa yang semakin menampar saya?
kenyataan bahwa poster NINE ini bergambar sepatu!
seolah-olah kalimat ini hadir untuk mengingatkan saya...

well.. thank you for reminding me, Nine...



Monday, March 21, 2011

No.196

Ini adalah kisah si No.71

Kalau belum sempat baca, gue kasih teaser aja dikit, no.71 itu adalah cerita tentang seorang pria yang jadian sama seorang wanita tapi kemudian dia putusin karena dia ketakutan menemukan "the one"-nya hehehe...

tiba-tiba beberapa bulan lalu, gue membaca blog pria ini yang menulis bahwa dia akan tunangan tahun ini...
gue tanya ke dia, tunangan sama pacar loe yang sekarang?

jawabannya...
bukan.

tapi sama ini...JENG JENG!

sama si "the one"-nya itu...

SHOCK GUE!!
gilagilagilagilaaaa...


memang... at the end... hati gak bisa boong yah :p


dan ketika suatu hari ketemu wanitanya, dia hanya berkata: "doain aja ya Sadie, masih panjang nih...."

Dear No.196, sudahlah lupakan semua ketakutan-ketakutan loe itu... Gak semua orang seberuntung loe bisa ketemu "the one"-nya lho!

mendingan sekarang yang dipikirin adalah bagaimana mewujudkan pertanyaan sang wanita berikut ini...

Friday, March 4, 2011

No.195



menjadi bahan tertawaan banyak orang...
itulah gue kemarin..

di sela-sela semua yang gue rasain, ada 1 ucapan teman gue yang cukup penting:

"mungkin selama ini orang ngetawain loe karena loe membiarkan mereka make a fool of you... selama ini kan elo emang suka ngeliatin tolol-tololannya loe... jadi akhirnya loe menjadi semacam target yang dianggap pas"

memang sebelum nyalahin orang, kita harus instropeksi diri sendiri... again and again, ada campur tangan kesalahan gue di peristiwa ini...

gue hargai elo semua yang mengakui bahwa elo ikut ketawa (beberapa cukup lucu kok, gue akui) memang beberapa dari kata-kata bully itu benar adanya walau ada beberapa yang gue cukup gak terima...

tapi ada satu yang bikin gue sedih dari peristiwa ini...
gue tau ini semua hanya becanda...
dan gue cukup santai menghadapinya...
tapi yang bikin gue gak bisa santai lagi adalah ketika teman2 yang kenal mulai mengirimkan sms/bbm/telepon bernada simpati dan menyatakan sedih untuk gue...

:(

gue anggap peristiwa ini adalah karma karena gue juga pernah ngetawain orang lain...
ternyata setelah ngalamin sendiri, rasanya gak enak...

FYI: orangnya udah minta maaf kok

Friday, February 11, 2011

No.194


well.. the truth is: am in the lowest point of life... :)

am 30yo
have no job at all (i choose to resign because i want to start my business)
and when the business already start, we're facing a problem because i have to be hospitalized coz of thypus (i got thypus in December and January)
so basically my business right now is not running as well as before...

when i think i already healthy enough, i go to JKT and having meeting with my friend for a sidejob.
but after the meeting was over and i went back to my place,
two person in a motorcycle stole my bag
nothing's left.
my bb (that i still have to pay coz i buy it by credit to my friend), wallet, a letter from hospital, all the money (am carrying a lot money in my bag because i want to go to doctor to check up), my medicine and many other stuff...

so here i am...
having nothing.
but i start to recovery everything.
start by having back my phone number
and then my KTP, SIM, ATM (maybe next week i'll have them back, hopefully)
and the most important is: i really have to concern to my healthy, i dont want to sick anymore

and i miss some people that i trust much, well... but i think they just busy with their life...
well... its hard to know that usually you have someone you can talk to and then they're dissapear from your life... but i know i cant complaint about this... its absolutely their choice... and i should appreciate it.

all of this problem giving me a lot of time to think about my life...
and i found something that i should realize from long time ago:
i am the only person who responsible to my life.
WORD!

and I still believe, that i'll be fine, i'll be healthy enough so i can find another job...


PS: pardon my english, am not good using this language :)

Thursday, January 13, 2011

No.193


Conversation between Sadie and Marro...

M: you have no idea, gue sakit jiwa. kalau ada orang yang keliatan peduli sama gue, pasti gue suka ada perasaan pengen jahat aja sama dia... karena gue tau gue bisa kontrol orang itu...

S: mungkin karena elo itu dulu waktu kecil sering dijahatin sama orang2 sekitar loe, jadi sekarang loe susah percaya sama orang dan sekalinya ada orang yang care sama loe, loe takut
dia cuman sementara ngisi hidup loe, trus loe jadi sedih lagi... Jadi sebelum loe sedih
duluan, loe bikin dia sedih aja... gue sik ngeliatnya loe kayak membentengi diri loe, Ro..

Setelah pembicaraan ini selesai, gue mendadak kepikiran: kalau gue jadi orang yang dijahatin sama Marro, ada hasilnya gak ya? Soalnya gue anaknya rada sado. Gue sudah terbiasa sedih dari kecil. Dan 6 taun kebelakang ini, gue sering banget sedih gara2 ditolak cowok. Buat gue, kesedihan itu kayak apa ya.. kayak gue sok-sok nantang gitu, mana mana mana sini sini sinii kasih gue, sinii gue masih mampu nerimanya...(Padahal gak sekuat itu juga sik aslinya huhuhu :p) Trus kalau dikasih kebahagiaan gue ketakutan, apaan ini dikasih seneng, mau dibarter sama apaa niik... (su'udzon sama nasib baik sendiri) ck ck ck banget deh gueee!

Gak boleh punya pikiran kayak gini yakaaaaan!

Obrolan sama Marro ini bikin gue jadi (lagi-lagi) harus introspeksi diri sendiri...