Tuesday, August 31, 2010

No.167




Semalam gue pergi nonton Fashion 1 Hari

Film ini bercerita tentang kisah kehidupan wartawan mode Indonesia.

Film ini semi dokumenter... Kalau kita nonton film ini, kita jadi tau gambaran mengenai kehidupan orang-orang yang kerja di majalah fashion itu kira-kira seperti apa :)

Ini adalah sepatu salah satu pemain di film itu...

Gue suka satu quote yang dia omongin di film itu, kira-kira begini bunyinya:

"jaman sekarang itu kita lebih gampang cari informasi karena udah ada yang namanya google dan wikipedia. beda sama pekerja jaman dulu yang mati-matian cari informasi tanpa kemudahan teknologi. Jadi Mestinya: pekerja jaman sekarang bisa ngehasilin karya yang lebih bagus, gak main copy paste doang dan lebih kreatif dibanding dulu"


AGREE!!

No.166




gue pernah berada dalam posisi seperti ini:

pulang digotong oleh para teman baik....
merusak baju baru sahabat gue dengan muntahan...
terbangun dalam keadaan bingung karena "Kok gue udah ada di rumah lagi??"
bersyukur karena gue beneran berakhir di rumah gue... Bukan di kamar orang lain...
berlutut di depan toilet...menunggu rasa gak enak itu keluar...
tentunya dengan airmata karena gue gak suka yang namanya muntah!
ngajak ngomong orang lain yang gak dikenal...
tidur di tengah keramaian...
izin masuk kantor siang karena gue mau party di malam harinya...
dipijitin belakang lehernya oleh orang yang tidak dikenal yang mungkin iba melihat ketidakberdayaan gue...

makin kesini....
gue makin heran....
kenapa gue jadi bersahabat dengan dia ya??
kenapa gue gak bisa menahan diri?
apakah dia beneran bisa jadi sahabat baik gue??
ataukah pertemanan kita hanyalah sesuatu yang semu???
walaupun dia... sudah terbukti...
selalu ada buat gue....
di saat senang dan sedih gue!

tapi ada 1 kalimat yang sering diucapkan oleh si sepatu hitam di no.152

"udaaaah deh, daripada loe gloomy gloomy melulu gak jelas, mendingan loe mabokin aja. trus hepi deh loe..."

saat ini, kalimat si sepatu hitam di no.152 terngiang-ngiang dengan kencang di kepala saya, berulang-ulang...

No.165



Dear all, maaf ya akhir-akhir ini sepatu yang hadir di blog ini sepatu-sepatu sedih melulu...

Sepatu no.165 ini juga punya cerita, silahkan dibaca:


Saat ini saya sedang antri di sebuah rumah sakit hewan....

Saya sedang mengisi formulir operasi animal transgender :p

Di formulirnya ada tulisan seperti ini:

Apa jenis anda?

Saya jawab: Keledai...

Mengapa Anda ingin berubah?

Saya jawab: capek...

Anda ingin diubah menjadi?

Saya bingung... Jadi apa ya? Kuda? Anjing herder? Kucing yang dikebiri? Macan?

Saya mencari jenis binatang yang paling rasional dan pake logika...
Saya mencari jenis binatang yang paling gak pake perasaan...
Binatang yang bisa nge-handle hidupnya sendiri...
Binatang yang gak cepet sedih...

Di rumah sakit itu ada katalognya...
Saya bisa liat-liat dulu....
Sambil membayangkan muka dan bulu saya kalau udah dioperasi nanti...

Tapiii.. sampai rumah sakitnya tutup, saya masih duduk disitu...
Belum selesai-selesai mengisi formulirnya...

Saya Stuck!

Saya putuskan untuk kembali lagi kesini besok....
Sampe ketemu jawabannya...
Sampe bisa ngisi formulirnya...
Sampe beneran dioperasi....

Lalu waktu berdiri dari kursi dan berjalan menuju pintu keluar, saya tersadar...
Walaupun saya berubah jadi kelelawar sekalipun, jiwa saya masih Keledai...

DAMN!

Monday, August 30, 2010

No.164



WAIT!!!
THEY




don't




LOVE you.....





L....

I........

K............

E.................



i



love

.

.

.

you!




this is it...tidak akan dibahas lagi di kemudian hari, janji tidak ada ngambek2 dan kalaupun ada drama, akan ditekan sedemikian rupa..


thunkyu, sudah hadir di hidup saya.

bagaimanapun kamu sudah pernah membuat saya senang... :)


i know.. i'll be fine..


cheers... :)

Sunday, August 29, 2010

No.163



diantara dua pilihan...
ouch... bencinyaaaa...

yang gue gak ngerti adalah ketika loe ada diantara dua pilihan, hati loe udah memilih, tapi demi kenyamanan bersama, loe memutuskan untuk stay di tempat... sekali lagi: demi kenyamanan bersama.

berartiii... loe mengorbankan kebahagiaan pribadi loe dong?
mmm... tapi kalau dipikir-pikir, di setiap pilihan, pasti ada yang bikin bahagia kok...
asal loe-nya gak terus-terusan nengok ke belakang aja... yaaaah, nengok2 dikit, bolehlah... sekali dua kali... kalo lagi kangen...

tulisan ini didedikasikan untuk: teman saya yang sedang mau memilih...

:)

btw, yang mana dong nih yang gue pilih.... biru tua atau biru muda? hati gue sik mantap di biru muda... tapi kadang2 si biru tua menggetarkan jiwa.... :p

Thursday, August 26, 2010

No.162




No.162 ini sedang bersedih.

Suatu hari, di sela-sela ceritanya, dia bilang ke gue bahwa dia baru saja menangisi seorang wanita...

Gue terdiam cukup lama, lalu gue berkata seperti ini ke dia:

"gue tau loe lagi bersedih. tapi cerita loe menyadarkan gue akan sesuatu. sepertinya sudah waktunya gue balik ke kehidupan gue yang dulu, kehidupan dimana pria menangisi wanita. bukan pria menangisi pria atau wanita menangisi wanita".

di setiap kisah kehidupan seseorang, ada pelajaran yang bisa dipetik. dan no.162, saya doakan semoga masalah loe cepat selesai dengan hasil yang terbaik untuk anda... :)

Monday, August 23, 2010

No.161




Dia berkata kepada seseorang yang pernah dekat dengannya...

"terimakasih telah hadir di hidup gue..."


Sedih yah... kalau dulu kita pernah deket sama orang terus sesuatu terjadi dan bikin kita harus jauh dari orang itu.... Yang biasanya kita ketemu tiap hari lalu kemudian itu semua harus di-stop...

Gue dulu pernah nyaris mau gila gara-gara putus sama pacar gue. Setelah dipikir-pikir lagi sekarang, sungguh drama tidak penting...

Tapi gue sudah memaafkan kelakuan bodoh gue dulu dengan harapan mudah-mudahan nanti-nanti gak ngulang hal yang sama :p

Belajar dari si sepatu no.161, mungkin kalimat yang paling pas diucapkan adalah seperti ini: "terimakasih sudah hadir di hidup saya... at least kamu pernah bikin saya senang...."

*mendadak teringat tagline blog ini: People come and go in my life. I appreciate what they've done to make my life like rollercoaster

No.160




Di malam ini saya belajar bahwa jadi orang gak usah terlalu girang pas lagi senang karena pepatah yang mengatakan: "kalo seneng jangan kelebihan ntar nangis lho!" Benar-Benar Terbukti saat itu.

Oh well.... soon or later, it will happen... and i should ready to face it....

pokoknya kalau gue, apapun yang bikin loe seneng.... okay. :) lalu gue gimana?

kalo kata boss gue di kantor gini: "it's your problem. not mine" :p

No.159



sepatu no.159 menulis ini....

how does it feel, being trapped into this twisted mess? like walking through dark aisle with loads of spider webs. no matter how careful you are, you'll end up tangled in one of those webs. sticky. very sticky. and you will find it hard to let go. you knew from the start, you didn't have to go through that dark aisle. and now you are wondering where is the end. it is a sticky situation which contains a lot of risks. you don't wanna be there, but you already there. sad but true. you're just playing with your mind and emotion. you rise high, and then you will fall into the darkest spiral downwards. There were no real happiness but somehow you believe that there is an eternal bliss. so, how does that make you feel now?

"Like sinking ships dragged into abyss, just slammin in simpleness."


oh well... i feel ya, girl... sigh.

Monday, August 16, 2010

No.158



awalnya dari sebuah kejadian, gue membuat #howtosurvivebeingugly di twitter gue.

mungkin ini semua salah gue. gue yang kebanyakan main sama "beautiful&handsome people". atau gue yang terlalu minder. atau gue yang emang krisis PD sejak beberapa tahun lalu.

Sehingga gue merasa kalau punya pendapat gak akan didengerin karena dianggap gak kompeten karena penampilan tidak mendukung... yah, intinya... gue membuat ini karena ini adalah apa yang gue alamin dan gue rasakan.

ada teman bilang, gue gak setuju sama tweet tweet loe, gak ada orang jelek di dunia ini. yah... itu pendapat dia... silahkan aja.

tapi bagi gue, gue tau gue jelek (saat ini) gue pernah kurus dan manis (dulu) hehehe... dan apa buktinya gue jelek? 1. keluarga gue berpendapat demikian 2. sudah bertahun2 tidak punya pacar (bukti secara fisik saya tidak menarik)

tapi berteman dengan makhluk2 indah itu membuat saya belajar banyak sih, salah satunya memperbaiki tampilan diri saya... karena yah... suka atau tidak, setuju atau tidak setuju, hari ini, di dunia ini, penampilan adalah segalanya...

selamat menikmati #howtosurvivebeingugly, versi gue.


#howtosurvivebeingugly #pengakuan gw sering dbilang gini ma tmn2: loe kurus deh, pasti ada yg mau ma loe. Asiiiik kaaan! tapi ini kenyataan.

#howtosurvivebeingugly #pengakuan gw aja yg jelek gini + gendut suka nyela orang, bayangin yg lebih cute dr gw gmana tuh kira2?! Yakaaaan!

#howtosurvivebeingugly kalo 1 day kita2 yg jelek jd cakep/yg gendut jd kurus, jgn sombong trus jd lupa rasanya jaman masih jelek.

#howtosurvivebeingugly mau sekeren apapun karya loe, kalo crowd loe anggota PFF (pengamat fisik dan fashion), ga ketutup jg hehehe...

#howtosurvivebeingugly plng susah ngadepin ortu loe yg areeep bgt liat loe balik kurus kayak dulu. Maksud ortu baik, apadaya anak tak mampu

#howtosurvivebeingugly gw prnh naik lift&nyaksiin sendiri ibu2 yg chubby dsorakin krn pas dia masuk liftnya bunyi.Kdng2 orang suka jahat deh

RT @antoreznor: Terimakasih utk tweet mu malam ini. Sy mnikmati semuanya. Reality bites & menikmati setiap gigitannya #howtosurvivebeingugly

#howtosurvivebeingugly gue tanya ma loe: bangga kan kalo lg jln di mall ma org yg cakep+baju oke+sex appeal oke? Loe jd kbawa aura cakepnya

#howtosurvivebeingugly saking gak menariknya, siap2 aja temen2 cowok loe menganggap loe sbg their best buddy... Hahaha... Gw banget tuh...

#howtosurvivebeingugly gak usah sedih jd orang jelek. Pastiii ada 1-2 orang yg kagum sama loe. Tenang aja... Semua orang punya crowd masing2

RT @rosanticarolina: Baca tweetnya #howtosurvivebeingugly jadi sedih..beberapa ada yang pas banget ama gw..

Kalau anda beruntung :p RT @robocadaver: #howtosurvivebeingugly go discover your best talent.then people would stop see you as ugly person.

#howtosurvivebeingugly klo ada yg muji,pasti kaget kan (dlm hati:ah tumbeeen) nah blng:makasih.Jgn bilang: lg sarkas/ada maunya ya loe! Hehe

#howtosurvivebeingugly kalo lg drop banget, liat aja foto kecil loe. At least loe pernah lucu dulu :p

#howtosurvivebeingugly usahakan at least loe wangi dan rambutnya gak berminyak, jg kukunya gak dekil.

#howtosurvivebeingugly klo mau nangis gara2 diejek, segera pura2 liat toko/ke kamar mandi/nelepon. Jgn ngeliatin muka loe sedih dpn orangnya

#howtosurvivebeingugly loe pernah kan punya tmn yg ngomong: anaknya baik siiih.. Tp ya gitu... Kurang gaya/kurang cakep... Nah!! Sabar2 deh

#howtosurvivebeingugly kalau ditolak boleh sedih tp bentar aja, mau gimana lagiii... Orang jaman skr mandangnya dr fisik duluan... :p

#howtosurvivebeingugly gak boleh marah kalo diejek fisik atau dibilang jelek, karena itu kenyataan... :p

kenapa gue tulis ini semua? ini jawabannya:

I need to survive, right? RT @uchiet: Saya salut sama teman saya ini yang seringkali membuat saya tcengang karena kejujurannya. Seringkali.

karena gak ada yang bisa nguatin gue, selain diri gue sendiri. how to survive being ugly bikin gue ikhlas nerima keadaan, mau usaha untuk berubah dan gak cengeng ngadepin semua mulut jahat di luar sana :)

Wednesday, August 11, 2010

No.157



kasian sekali sepatu manis ini.
dia tidak punya rumah saat ini...
dia sedang menunggu diadopsi oleh seseorang...

oh ya.. btw: kalau cerita soal doc mart, mari kita kembali ke tahun 1995. saat itu doc mart baru saja happening di Indonesia dan gue adalah anak SMP kelas 2 di Bogor. Saat itu yang mampu beli doc mart tinggi hanya beberapa orang dan mereka memakai Doc Martnya dengan bangganya... Dan seperti khasnya negara ini, seminggu kemudian, satu sekolah pake doc mart tapi KW gitu dan gak peduli pantes atau tidak, anak-anak pada pake... ada 1 edisi upacara hari Senin yang semua petugas pengibar benderanya pake doc mart KW dan diketawain anak-anak karena gak cocok aja sama bentuk tubuhnya... :p

Tiba-tiba gue dibeliin sepatu doc mart. (KW pastinya di PI Mall tapi kan bokap gue yang beliin gue harus hargain dooong yakaaan :) Dan itu yang 3 lubang - jadinya yang pendek thanks GOD gak yang tinggi karena gue tidak pantas secaraaa gue pendek ajyaaah anaknya).

Lucunya si Doc Mart pendek itu tali jaitan bagian bawahnya adalah orange (yang asli itu kuning) dan gue pun menyemprot tali jaitannya itu dengan semir cair item biar nyaru. hehehehe...

Hari Senin, gue ke sekolah (inget banget pas lagi ujian cawu) gue pake sepatu itu... anak-anak pada ngegodain "cieeeh cieeeh sepatu baru" dan GONG-nya di siang hari sepulang sekolah, sambil nonton tayangan Supermarket Sweep, ada telepon masuk buat gue.

Siapakah yang nelepon? Anak cewek sekolah gue yang rupanya sirik sama gue dan dia langsung bully gue dengan kata2 kasarnya via telepon (udah sok misterius tapi ketauan aja sama gue siapa dia hahahaha kasian deh loe cewek!) Endingnya dia teriak di telepon: DASAR DOC MART SERIBU TIGA LOE!!


Ouch!
1 yang gue terima adalah: gue tau itu sepatu KW. walau harganya gak seribu tiga, tapi gue akui kata2 makian dia cukup menarik... :p

1 yang gue GAK terima adalah: berani2nya dia menghina barang yang dibeliin sama orangtua gue... !

Moral of the story: yaaah... emang gak semua orang suka sama gue sih jadi yaaa sudahlah... dan 1 lagi: gue tidak pernah beli barang KW sampe saat ini. Tapi kalau gue dikasih kado barang KW, gue hargain apapun bentuknya karena itu kado.

oh ya satu lagi: gue gak pernah punya doc mart lagi sampe saat ini tapi kalau one day gue beli doc mart (the real one seperti si no.157) gue pasti akan beli yang 3 lubang, untuk mengenang kisah jaman smp gue dulu :)

Wednesday, August 4, 2010

No. 156



bagaimana mungkin menyayangi seseorang yang mestinya adalah sebuah perasaan yang menyenangkan, bisa membuat gue bersedih hati seperti ini, setiap hari...

gue gak ngerti perasaan apakah ini sebenarnya...

:(

i'm a sad shoes....

No. 155



pemilik sepatu ini adalah jenis manusia yang memiliki segalanya, terutama dalam segi financial...

dia pernah kuliah di luar negeri, dia bisa belanja barang2 yang cukup mahal, yah intinya dia jenis manusia yang ada di atas posisinya...

lalu... suatu hari gue bertanya padanya: "Menurut loe, kenapa sih kita dibikin temenan?"
(ini emang lagi jadi pertanyaan favorit gue ke orang-orang yang gue temui)

dan ini jawaban dia: "supaya gue down to earth dan lebih low profile aja..."


hmmm... it's a good answer...

agak jarang ada orang berbeda kelas sosial bisa berteman dan saling mengerti, tapi rupanya saya dan dia adalah contoh nyata bahwa kita berbeda gaya hidup dan berbeda nasib, tapi tetap masih bisa berteman...

No. 154




menurut si sepatu merah ini, setiap manusia bertemu karena ada pelajaran yang bisa diambil dari manusia-manusia lainnya...

tapi mungkin ada manusia-manusia yang mau belajar dari kisah orang lain, ada juga yang gak peduli dan mempelajari hidup dengan caranya sendiri...

kalau gue adalah jenis manusia yang banyak belajar dari orang lain... gue suka memperhatikan gerak-gerik orang-orang di tengah keramaian, gue banyak belajar hanya dari melihat orang lain...

gue juga menemukan banyak pelajaran hidup dari orang lain, seperti yang loe bisa baca dari blog gue...

dan saat ini gue lagi belajar banyak dari si sepatu merah ini.... gue membantu dia mempromosikan produk yang dia jual dan gue belajar banyak dari pekerjaan ini (walaupun ini hanya sidejob) dan guepun jadi ingat, dulu gue kenal dia dari seorang teman dan gue gak pernah sangka bahwa setahun dua tahun kemudian, gue akan kerja bareng dia...

hidup kadang-kadang seru, menyenangkan, lucu dan bikin gemes... :D

Tuesday, August 3, 2010

No.153



Dear No.153,

maafkan saya ya..
dulu saya suka buka-buka blog kamu untuk jadi bahan becandaan sama teman-teman...

tapi lama-lama, saya merubah cara pandang saya terhadap kamu...
saya perhatiin lama-lama kamu makin pintar merapikan blog kamu, content blog-nya makin seru dan kamunya juga makin berubah ke arah yang lebih baik...

saya liat, kamu anaknya tahan banting... banyak orang suka komen jahat di blog kamu (saya gak pernah komen yang aneh-aneh yaaaa...) Tapi kamu sabar dan gak marah sama mereka... Kalau saya, pasti udah nangis...

Dari situ saya akhirnya merasa feeling guilty suka ketawa-ketawain blog kamu...

untungnya saya udah ketemu kamu dan udah minta maaf secara langsung...

dari kamu, saya belajar untuk bisa tahan banting sebagai manusia, apapun itu yang menghadang hidup kita...

No.152




Yeaaay!! Sepatu #wishlist sudah menjadi kenyataan...
Yang menyenangkan adalah saat gue liat harganya 400rb, gue datang ke tokonya dan mau bayar, ternyata dia udah diskon jadi 200rb...

SENEEEENG DEEEH!!!

si boatshoes kuning ini, baru seminggu gue miliki udah melewati banyak kejadian yang seru. dia ikut gue jaga pameran selama 5 hari (dia tau banget deh capeknya, panasnya, ngantuknya, deg-degannya nunggu ada yang mau beli barang dan loading yang hebooooh!)

sepatu kuning ini juga ikut gue ke sebuah gig di suatu malam dimana gue ketemu si sepatu hitam yang malam itu pol banget dandannya dan pol banget baiknya...
Malam itu, di tengah keriuhan musik dari panggung, gue dan sepatu hitam berdiri di bar dan berbicara mengenai pekerjaan dan rencana karir di masa depan....

Kebayang gak sik di tengah-tengah keriuhan itu, kita bicara karir... hehehe...

Tapi satu hal yang gue pelajari dari si sepatu hitam adalah: dia, walaupun banyak dirubungin sama teman-temannya, trus dia ngobrol sama orang lain, dia gak lupa sama gue. dia tetep inget kalau dia lagi di bar sama gue dan dia inget untuk ngajak gue ngobrol juga (intinya gue gak dicuekin)

Hari ini juga dia baik banget...
Rencananya gue akan dikasih invitation untuk dateng ke sebuah gig yang menarik....

Sebenarnya tujuan gue ke gig itu hanya dua: 1. nonton band SORE yang udah lama vakum dan 2. datang melihat hasil karya team si sepatu hitam yang malam ini dipamerkan...

Gudlak untuk malam ini ya, sepatu hitam dan teman-temannya... :)

No.151



Kalau gue laki-laki, maka sepatu gue adalah mereka semua!!

Loe pernah mikir gak sih, apa jadinya elo kalau loe terlahir dengan jenis kelamin yang berbeda dari loe saat ini...

Gue suka kepikiran sih... hehehehe...
mungkin kalau gue laki-laki, gaya gue sehari-hari mirip Seth Cohen di serial The OC :)