Thursday, January 26, 2012

No.237



selalu kaguuum sama anak ini...

kalau lagi long wiken atau musim liburan atau cuti, pasti dia akan langsung pergi travelling...

dan tempat-tempat yang dia datengin itu seru-seru banget, baru-baru ini dia ke Rajaampat.

dia yang pertama kali bilang ke gue untuk: Go Explore Indonesia

kalau liat twitter dia yang menceritakan kisah liburannya,
gue jadi makin pengen sering liburan di Indonesia...

gara-gara dia, gue sadar, negara ini punya banyak treasure...

naaah... kemarin gue liat link video ini di blog temen gue... ini link bikin gue makin pengen keliling Indonesia... ini sebenarnya kampanye sebuah brand gitu tentang 3 cowok bule yang lagi liburan keliling Indonesia... Seru banggets mereka!

http://www.youtube.com/watch?v=jRJg_xaaixk

*perhatiin di video ini ada sepatu2 bertebaran ;)

Wednesday, January 11, 2012

No.236


mungkin patah hati pertama saya adalah ketika saya berumur 4 tahun...

saat ini mama saya pergi berlibur ke Aussie dan dia hanya mengajak abang saya.

saya ingat, ketika mama mau naik mobil, saya protes: "kok aku gak diajak" (dibaca dengan nada imut anak umur 4 taun yah :p)

mama berkata: kamu gak boleh ikut... (saya belum ngerti yang namanya visa+pasport yakaaan)

saya merajuk: ikuuuuuttt!

mama: yaudah.. sana ganti baju.. mama tunggu disini.

*saya menjerit gembira, lari ke dalam kamar mengganti baju bagus lalu buru-buru lari lagi ke depan...

mobil sudah tidak ada...

rasanya saat itu: '___'

hhhhkkkkkh banggets.

akhirnya nangis.

2 minggu kemudian, mama pulang membawa koper berisikan oleh-oleh...
saya hanya memandang isi koper itu lalu melengos....
kecil-kecil, gengsi saya gede juga rupanya + sakit hati ingat diboongin...

Lalu apakah saya benci mama saya?
Awalnya iya.
well.. untuk anak umur 5 taun yang harus menghadapi perceraian orang tua, ikut ayah dan tiba-tiba pindah rumah dan tiba-tiba juga baru tau kalau saya punya 7 orang kakak lainnya, tentu saja paling gampang saya jawab: saya benci mama.

lalu masuk usia abg, benci hilang... lebih ke tidak peduli dan tidak mencari....

umur 18 taun, saya bertemu pertama kali sejak umur saya 5 taun, saat itu saya berbincang-bincang dengan formal.

tapi hubungan kita baru mulai membaik ketika umur saya 23 tahun...

saya sadar 1 hal...
mama saya itu adalah wanita yang tau apa yang dia mau.
dia berani mengambil sikap, walaupun itu mungkin menyakitkan di awalnya atau dianggap keputusan yang salah di mata orang lain, tapi dia berani ambil resiko itu, karena dia mementingkan kebahagiaan dirinya sendiri. ----> good job, mom! (karena saya kurang pintar mencintai diri sendiri... hkkkkkkh)

memang kadang saya suka berpikir kenapa ya kok mama rada egois gitu sik?
tapi jujur aja... ketika sudah dewasa... saya ngerti sik... dunia mama cukup complicated.
untuk bisa survive, mama beneran harus mendahulukan kebahagiaannya dia...
lagipula... saya happy kok di keluarga yang sekarang ini.

saya tidak marah bila mengingat bahwa dulu, saya dibesarkan oleh orang lain.

saya pikir, itulah mama. #theartof my mom.

dia punya cara berpikirnya sendiri dan caranya menjalani hidup.

yang terpenting, saat ini kita bisa ngobrol seperti teman baik...
kita saling respek...
dan kisah hidup mama dari muda sampai sekarang, banyak yang bisa saya jadikan pelajaran :)


PS: mama saya cantik sekali.. dan kita punya satu persamaan... walau baju kita rapi... kita suka pake sepatu belel yang nyaman hehehe..

No.235

sepatu ini milik sahabat saya yang baru saja menemukan passionnya di dunia masak-memasak..
blog masak dia, menurut saya, adalah salah satu blog yang terbagus yang pernah ada, karena dia menggabungkan kegiatan masak dengan semua unsur yang biasa terjadi di hidup manusia seperti: jatuh cinta, patah hati, kesepian, keluarga, pernikahan, liburan dan lain-lain.

ini satu dari sekian postingannya, yang menyentuh hati gue:

ketika semuanya telah dicurahkan. ketika doa telah disampaikan. ketika usaha telah dimaksimalkan. ketika hasrat sudah jelas tersirat. ketika itu pula akhirnya diantarkan ke suatu titik. putus asa. dengan putus asa membuat diri ini berserah. ikhlas dan pasrah.

(lalu dia memberikan resep minuman untuk dinikmati sambil duduk di sofa yang nyaman, mendengarkan musik favorit dan memandang matahari terbenam)

melamunlah. merenunglah, akan apa yang telah dilakukan. dan akan langkah apa yang harus kita jalankan, ke depan. berharap sekaligus pasrah.

Monday, January 9, 2012

No.234

Di dunia gue, ada segelintir orang yang paling gue percaya untuk bercerita.

ketika udah seumur gue sekarang, pilihan orang untuk bercerita gak bisa sesantai dulu.
karena ada temen yang ternyata lebih enak buat diajak disko tapi sebaiknya gak buat curhat :p, ada yang satu paket penuh (bisa buat disko, curhat sedih, cerita tolol dan bahas kerjaan + keluarga) tapi ada juga yang kalau diliat sik kayaknya gak deket-deket amat padahal sebenarnya dia paling gue sayang dan gue percaya untuk pegang rahasia...


Kalau loe baca kisah no.229, loe akan berkenalan dengan salah satu orang yang gue percaya dan baru aja kasih gue "wake up call" dengan pernyataannya yang shocking...

lalu... berceritalah gue ke no.234, seorang pria yang tinggal cukup jauh dari Jakarta, sahabat dimana gue biasa cerita semua hal tentang gue yang gitu-gitu melulu..



ketika gue ceritain semuanya, dia bilang seperti ini:

"kalau loe gak ngerasa, kenapa sedih? berarti dia bener dong?"

NGOK! DAR! JENG!


oke gue akuin.. kenapa gue bisa sebegitu kepikiran hingga menciptakan drama, karena setelah dipikir-pikir kembali, orang itu berhasil menyentuh ego gue sik... dan kadangkala gue emang gak terlalu kuat/gak terlalu berbesar hati untuk mengakui kenyataan bahwa gue emang cemen... :')

iya sekarang gue ngaku... gue emang masih cemen sik... progress gue kurang banyak dan beneran banyak buang-buang waktu... hfffft... gimana ini sayaaa bocah bukan tua iya semangat kurang.. kacauuu...

tapi teman gue si no.234 ini selalu memompa semangat gue gak berenti... walaupun gue udah di titik paling rendah sekalipun, dia bisa dapet angle yang optimis kalau gue itu gak cemen-cemen amat.

kata dia, apapun yang gue lakuin, itu semua harus untuk diri gue sendiri, bukan karena mau buktiin ke orang lain... dia bilang dia setuju sama pendapat no.229 kalau gue emang harus lebih sayang sama diri gue sendiri... dia juga bilang bahwa apapun yang gue kerjain, harus sebaik mungkin dan dia akan selalu dukung gue.

jadiii sekarang PR 2012 gue adalah:

harus. lebih. banyak. peduli. terhadap. diri. sendiri.


Mr.229. so many words i want to tell you... but i realize you dont need it, you just want to see my progress..

and Mr.233, thunkyu for always believe in me, even in my worst moment.

:)

No.233


kali ini gue mau bercerita tentang petualangan tersesat di dalam hutan yah... :D

Perkenalkan... Mr. No.233, Ketua Regu liburan kali ini. Kita beserta Mr no.2 dan Ms no.9 pergi berlibur ke Cagar Alam Sempu. Di dalam situ ada sebuah lagoon bernama Segara Anakan yang sangat eksotis...

Di suatu siang yang cerah, kita berempat dengan tekad membara masuk ke dalam hutan dengan rencana matang jalan kaki 2 jam untuk bisa bersantai-santai di Segara Anakan. Rupanya di dalam hutan sangat berlumpur karena lagi musim hujan sehingga penampilan kita berempat pun dalam sekejab langsung compang-camping belepotan lumpur hehehe...

Setelah jalan kaki sekitar 1 jam di tengah medan yang menurut gue sik lumayan berat, kita pun baru sadar kalau kita salah ngambil jalur dan sudah tersesat jauh (dan bonus di dalam hutan itu hanya ada regu kita saja '__') Ms.no 9 sudah mulai berbisik: "Sadie, gue takut" dan gue seperti biasa dikala genting pasti berubah jadi cool: "udah tenang aja gpp.. berdoa" *padahal pengen nangissss huaaaa...

akhirnya setelah bolak balik nanjak turun + nyebrang sungai dengan bantuan GPS, kitapun balik ke jalan awal dan akhirnya bernafas lega karena ketemu regu lain yang baru masuk hutan....

tapi rupanya belum selesai sampai disitu.
guide berkata: karena sudah menjelang sore, pilihannya dua: lanjut harus nginep atau balik.
tanpa perlengkapan apapun, kita berempat pun nekad nginep di Segara Anakan...

tapi semua capek itu hilang begitu kita sampe Segara Anakan karena inilah pemandangan yang kita temui di sana... aawww.....me like


lalu ketika malam tiba, bayangkan keadaan ini: ketika angin pantai mulai terasa dingin, bintang bermunculan, kita berempat tidur dempet2an di atas pasir, dengan baju lengket, makan roti hasil sedekah seorang pria dari regu sebelah yang kasian, sambil menatap bintang, kita berempat cekikikan menertawakan nasib apes ini... (walau di sela-sela cekikikan ini ada apes bagian dua karena malam itu turun hujan... haduuuuu)

ini yang dinamakan tidur beratapkan bintang

sampai hari ini, kalau diingat-ingat lagi kejadian di hari itu, gue cukup salut sik sama kenyataan kita berempat cekikikan melulu dan bukannya berantem/main salah-salahan. yang namanya liburan kan gak selalu mulus, yang penting itu gimana caranya biar bisa tetap senang setiap saat, di keadaan apapun...

at the end, semua balik ke cara loe menjalani hidup...
loe mau bawa fun
loe mau bawa gloomy melulu...
it's ur choice :-)


Tulisan ini saya persembahkan untuk Ketua Regu Mr.no.233 yang sudah bersabar mengurus para anggota regunya dan juga sudah menjadi tuan rumah yang baik selama di Malang...
Sebagai ketua regu, loe cukup memperhatikan anggota loe... mungkin kadang-kadang ada anak regu loe yang terlalu manja dan shock dengan perlakuan/ucapan loe tapi setelah dipikir-pikir lagi, kadang kala loe ada benarnya sik... Dan, kalau besok-besok loe kapok liburan sama gue yang hobi leyeh-leyeh dan moody ini, gue maklum kok hehehehehe...

PS: foto bintang dari kamera milik no.233 dan foto pemandangan dari kamera milik no.9

Tuesday, January 3, 2012

No.232


meneruskan kisah No.229, keesokan harinya, dia bertemu dengan sepatu No.232 tanpa sengaja.

awalnya dia berpikir untuk tidak bercerita ke pria itu karena dia merasa semakin dibahas, hal ini akan menjadi semakin drama..

tapi ketika obrolan makin seru, tiba-tiba ucapan itu muncul dari bibirnya: "masa, gue dibilang kasian coba..." dan ceritapun mengalir tak berhenti...

No.232 senyum-senyum dengerinnya...

Lalu dia menanggapi dengan satu kalimat awal yang sangat BOLD:

"hmm... gue rasa elo baru aja dikasih "wake up call" sik...."

DANG!!

Dan beginilah jawaban dia, yang membuat No.229 mengerti maksud ucapan kasian itu...

"mungkin maksud dia, mau kasih tau aja sama kamu... untuk ukuran kamu udah umur segini, dia pengen liat kamu lebih dari sekarang... karena dia yakin kamu bisa. lagipula... gue pribadi setuju sik sama dia... udah bukan waktunya lagi anak seumuran kita seru-seruan melulu... udah gak bisa santai lagi sekarang... apalagi kenyataan makin kesini, hidup itu makin mahal biayanya.. dan loe harus inget, kesuksesan gak diukur dari gedenya penghasilan... tapi diukur dari kemampuan orang itu handle hidupnya..."

dan dia mengakhiri opininya dengan sebuah ucapan:

i think nobody doin' fine. but everybody can doin' better

WORD!

*thunkyu, no.232... glad i met you that nite...