Tuesday, March 31, 2015

No.333

Awalnya gue pikir sama dia itu bakalan cuman temen selewat doang.

Tapi setelah hidup ini dijalani, lama-lama kerasa kalau sebenarnya yang orang baik dan enak buat temenan itu, salah satunya ya dia.


Akhirnya mata gue kebuka lebar-lebar 

:))

Monday, March 16, 2015

No.332

Sepertinya gue menyukai diri gue dengan maksimal saat Oktober-November 2014, gue diet ketat dan berhasil turun 13 kg.

Di masa itu gue hanya fokus ke diri gue sendiri. Bener-bener gak peduli sama orang-orang yang tadinya gue pikir penting. 

Sayang sekali akhir-akhir ini tekad gue mulai kendor, mulai lemah lagi sama makanan and males olahraga trus mulai sibuk lagi mikirin orang lain. 

Gue mau balik lagi ke masa Oktober-November 2014 itu... Masa dimana gue beneran jadi orang yang "heartless"

Walau gue gak suka tapi gue harus akui, gue menjadi orang yang lebih beres saat gue tidak memikirkan orang lain secara berlebihan. Atau mungkin di kasus gue saat ini, gue memaksa diri gue untuk berenti mikirin orang lain... 

Mungkin baiknya begitu aja mulai sekarang...


Wednesday, February 11, 2015

No.331



kemarin gue nonton ulang A Walk To Remember.
Banyak dialog di film ini yang membuat gue berpikir. 
Salah satunya adalah saat mereka membahas mengenai "faith"

ada satu adegan dimana Landon berkata: 
"Jamie has faith in me. She makes me want to be different, better." 

tetiba gue menyadari sesuatu! 
 selama ini gue punya faith terhadap seseorang. 
tapi gue baru sadar kalau cara pikir gue itu salah.

buat siapa faith gue itu?
 rupanya hanya buat gue sendiri.
bertujuan untuk membahagiakan siapa?
diri gue sendiri.
 apakah gue memikirkan dia?
awalnya gue pikir IYA tapi setelah dipikir kembali, rupanya TIDAK


ada adegan Landon bacain buku saat Jamie sedang terbaring sakit.. Tulisan di bukunya ini:

"Find out who you are, and do it on purpose."

gue pikir...
gue masih harus mencari tahu siapa gue..
dan mulai saat ini, gue harus siap menempuh semuanya..
tanpa embel-embel faith atau cinta atau apapun itu...
karena gue harus mengenal dulu satu orang paling penting untuk gue...
yaitu gue sendiri.





if only this person has a faith on me, but apparently he's not :( 



Sunday, January 18, 2015

No.330


"Gimana kalau gue balik lagi ke labirin yang sama..."

"Apa yang loe rasain saat loe lagi di dalam situ?"

"Gak enak... I feel... lost"

"Nah.. Masa loe gak belajar dari pengalaman loe yang kemarin?"


*ini adalah penolakan tanpa kalimat panjang yang dibikin enak didengar tapi cukup dengan caranya mengajarkan gue untuk memakai logika...


Kalau kita bicara cinta, bisa dibilang gue udah menyerah..
Saat ini gue sedang berjuang menjadi teman yang sebenarnya buat loe.. 
Yang gak pake embel-embel lain selain: teman.

Berjuta kali gue sebenarnya menyerah saat berusaha jadi teman loe... Tapi hati gue yang paling dalam selalu menyemangati, dia bilang gue pasti bisa berubah. 

Loe itu manusia yang baik... Makanya saat ini gue berjuang habis-habisan, demi kenyamanan kita berdua..

Maafin perasaan gue ini... 
Andai loe tau betapa bebalnya dia..
Walau setelah gue pikir lagi, gue yakin loe tau itu.