Sunday, May 30, 2010

No.135

Minggu lalu adalah minggu yang cukup terasa seperti rollercoaster...

Tengah minggu gue dikejutkan dengan berita duka.
Ayah dari teman kantor gue meninggal.
Gue dan teman-teman pun pergi melayat ke rumah duka..
Disana gue menemukan banyak nuansa hitam, muka canggung gak tau gimana mesti bersikap karena takut salah komentar dan juga beberapa wajah yang sepertinya disadarkan bahwa meninggal akan terjadi di hidup kita semua...





Beberapa hari setelah melayat, gue harus datang ke pesta pernikahan seorang sahabat.
Rasanya seperti mimpi karena setahun dua tahun lalu gue masih melihat dia sebagai wanita single yang santai tapi tiba-tiba hari itu gue melihat dia di atas pelaminan. Tentu saja gue bahagia buat dia...





Hidup ini.. sungguh tidak bisa diduga...
Marilah dinikmati, dihargai dan dijalani sebaik-baiknya...
Gue gak tau besok akan mengalami hal apa...
Yang gue tau, setiap hari gue belajar dari hidup gue dan hidup orang lain, dengan harapan gue bisa menjalani hidup yang semakin berkualitas...

Tuesday, May 25, 2010

No.134



beberapa kali dalam seminggu ada seorang anak laki-laki, si sepatu no.134 ini yang berjualan makanan di kantor gue.

setiap berjualan, dia akan bilang: "makasih yaaa udah bantuin gue bayar kuliah"

gue pun jadi penasaran dan bertanya-tanya kisah di balik itu...

ternyata dia adalah anak pertama dari 3 bersaudara. ayahnya bekerja sebagai desainer interior dan mamanya berjualan makanan. dia dan adik perempuannya berjualan makanan hasil masakan mamanya (dia jualan di kantor, adiknya di sekolah). dia menyebut dirinya delivery boy sementara adiknya dipanggil delivery girl.

dia bilang, semua hasil jualan digunakan untuk keperluan sehari-hari dan biaya sekolah.

ini sepenggal obrolan gue dan dia yang berhasil bikin gue minta foto sepatunya dia:
Gue: emang uang hasil jualannya beneran buat biaya kuliah?
Dia: yaiyalah masa buat gue ke Bali...
Gue: trus loe kalo hangout-hangout gimana?
Dia: nah itu dia! Gue pake trik deh.
Gue: trik gimana?
Dia: yaaa gue kan gak mungkin ngikutin semua party... jadi gue biasanya baca blog orang untuk tau cerita dari party-party itu. yang penting pas gue kerja, gue tau dan bisa bahas acara itu.

(dia bekerja di sebuah radio yang sering bikin event seru di kalangan anak muda)

Gue: pacar loe malu gak loe jualan?
Dia: pacar gue yang dulu malu. yaudah, kalo malu sih putus ajalah...


Setelah ngobrol sama dia, gue jadi berpikir bahwa memang gak gampang jadi anak muda yang bekerja di sebuah kantor yang kebetulan bertemakan lifestyle dan urban people.
Kalau kita kerja di tempat itu, otomatis kita harus ngikutin apa yang berlaku di tempat itu kan (kalo mau survive... apalagi dia ada di divisi yang berhubungan langsung dengan semua keseruan itu)

Tapi dia bisa melawan semua gengsi (salah satu ciri khas kaum urban hehehe) dan mau ngakuin kalo dia memang harus jualan makanan buat survive dan dia gak bisa terus-terusan ngikutin event/hangout/party yang berlaku di lingkungan kerjanya..

Mungkin kalau kita mau jujur mengakui segala sesuatu, mengakui tingkat kemampuan saat ini dan tidak memaksakan harus sama dengan orang lain, kita bisa lebih tenang menjalani hidup...

Secara tidak langsung, no.134 seperti dikirimkan untuk mengingatkan bahwa gak ada gunanya hidup ngikutin gengsi dan perasaan pengen selalu keliatan hits.

Monday, May 24, 2010

No.133



dulu dia adalah seonggok keledai...

berbuat bodoh karena laki-laki...

kesalahan yang samapun diulang berkali-kali...

tapi itu dulu.

kondisinya dia saat ini: 4 kakinya sudah diperban...

jalannya pincang...

kepala pitak sedikit bekas jatuh yang kapan tau itu...

lalu sekarang gimana?

udah diperban semua 4 kakinya, kepala pitak, mata rada burem gara-gara keseringan kepalanya kejedot...

seandainya dia gak ati-ati dan masih jatoh ke lubang lagi....

berarti dia bunuh diri.

Friday, May 21, 2010

No.132



pemilik sepatu no.132 ini pintar menulis.
ini tulisan dia untuk para "lonely people"
saya suka sekali tulisan ini... :)
ummm by the way, are you one of those lonely people? me... yes.

Sometimes they rant, sometimes they cry. Sometimes they create the most beautiful chain of words that could make many soul cry. Sometimes they go to the corner and shed a tear. Sometimes they would laugh the pain away. Sometimes they stare at someone's picture. Sometimes they listen to the most comforting sound.

Sometimes they lie to themselves as if nothing else matters. Sometimes they put on their bitter smile and happy to see others experiencing what they have experienced many years before. Sometimes they close their eyes in hope not to open them again the very next day. Sometimes they are just sit there alone. Sometimes they fantasize. Sometimes they become the weirdest creature. Sometimes they just know when to stop and continue to wish.

Cheers to all the lonely people. You know where you belong.

Monday, May 17, 2010

No.131

wiken kemaren bisa dibilang adalah long wiken yang menyenangkan...

gue dan teman-teman gue saling berpencar ke berbagai tempat yang berbeda.

ini foto yang lagi berlibur di Bali...



nah, kalo dia yang lagi outing kantor ke Beijing.... yakaaaan outingnya ke luar negeri ;)



ini yang lagi santai di Geger Beach - Bali



naaaah.... ini yang lagi di Singapore... mereka foto di Stasiun MRT



yang satu ini lagi pulang ke kampung halamannya di Lampung...



yang ini sepatu yang lagi naik bis di Singapore hehehe... manis bener deh dia ngirimin foto sepatunya...



yang rame-rame ini lagi jogedan di Bali... hehehe..



sebelum liburan ini, salah satu dari pemilik sepatu ini ada yang ngirim message di FB ke kita semua berupa foto dia lagi sendirian dengan tulisan seperti ini:

suatu saat kalo kita udah pisah semua and udah menjalani hidup masing2 di berbagai belahan dunia yang berbeda, gue harap kita masih keep in touch and ngirim foto berkelana seperti pria petualang ini :p

trus yang lain jadi mellow-mellow sedih dan yang liburan ke Beijing pun menulis seperti ini setelah pulang dari liburan:

hey guys how was ur holiday, had some fun?

Kok pd mellow yellow lg liburan hehe, well my comment, we're all will moving on at some point, but we should embrace every lil moment we'll have and definitely some pictures will popping up in our emails someday just to remind us the good old days or even the dog days!


dia benar... :)

Monday, May 10, 2010

No.130



salah satu kelemahan manusia adalah: tidak siap ditinggalkan orang lain...

seperti si no.130 ini
dia punya sifat yang agak aneh.
kalau dia tau sahabatnya akan pindah ke luar negeri, dia akan menjauh dari orang itu beberapa minggu atau bulan sebelum sahabatnya pindah.
alasan dia karena dia gak mau terlalu keseruan di detik-detik terakhir kepergian sahabatnya itu... Jadi pas sahabatnya beneran pergi, dia bisa melepas dengan agak santai...
dan itu berlaku juga untuk kondisi: sahabat sama-sama jomblo lalu yang satu mendadak punya pacar dan sibuk sama pacarnya... ya udah langsung deh shock berasa ditinggalin.

Bahkan tagline hidupnya aja: "ditinggal sebentar aja sedih, gimana ditinggal mati"

Mungkin kalau mau diurut-urut ke belakang, ada kisah di balik ini semua:
Jadi dia punya sahabat waktu jaman SMA. Sahabatnya itu secara ekonomi bukan anak yang lahir dari keluarga berkecukupan tapi punya mimpi bisa pergi ke Jepang. Lalu suatu hari sahabatnya bilang lagi usaha mau pertukaran pelajar AFS ke Jepang.
Kemudian ketika si pemilik sepatu ini bertanya apakah sahabatnya jadi pindah ke Jepang, jawabannya Gak Jadi Karena Gak Lolos.

Tapi tiba-tiba, 3 hari sebelum berangkat, sahabatnya baru ngaku kalau dia jadi pindah ke jepang. Selama ini sahabatnya bohong karena gak mau bikin si no.130 sedih. Inilah yang bikin no.130 benci ditinggal...

Dear No.130, di hidup ini ada yang datang dan pergi...
marilah mulai belajar menerima kenyataan...

No.129

hari ini agak bad day buat gue.... (iyaaaaa no.129 ini gue :p)
gue memulai hari dengan liputan sebuah event...
lalu dalam perjalanan ke kantor, gue teringat suatu barang yang gue lupa bawa dari kamar..

gue pun buru-buru balik ke kosan dan minta tolong taksi nunggu lalu gue lari ke rumah kos gue.... lari-lari naik ke atas, gue pun sukses jatoh di tangga.

awalnya pas jatoh belum ada rasanya sama sekali, gue kaget dan barulah lutut kiri gue sakiiiiit banget (karena dia kepentok tegel tangga dan nahan seluruh badan gue) sementara kaki kiri gue kena ujung tegel ubin yang tajem...

sakit. awalnya gue berusaha biasa-biasa aja... kemudian menyadari bahwa berdiri pun sulit sampe akhirnya gue keluar airmata... *tapi kan udah usaha gak cengeng lhoooo ;)

akhirnya orang rumah kos gue berinisiatif manggilin gue tukang urut dan gue sangat merasa tersiksa saat diurut (sungguh bukan pengalaman yang bikin seneng)

selesai diurut, gue buru-buru pergi ke kantor (the show must go on, yakaaaaan)

Karena pengen buru-buru, gue pun naik ojeg. Tapi dasar nasib, sedikit lagiii sampe kantor, ujan turuuuun dengan derasnyaaaaa... SUKSES gue basah kuyub, sangat! sepatu kemeja jaket jeans tas semua basah kuyub...



Untung aja gue bawa celana pendek + kaos di tas buat gym (rencananya tapi karena jatoh boro-boro gym). Akhirnya gue ganti baju di kantor. Dan gue semakin beruntung karena gue beli celana panjang ke temen kantor gue sehingga gue bisa pake celana itu (soalnya celana pendek tampak gak sopan dipake di kantor)

Jadi inilah gue sepanjang sisa hari ini di kantor....



MORAL OF THE STORY: well... ternyata dibalik setiap kesulitan, masih ada yang bisa disyukuri. gue cukup berterimakasih karena gue bawa baju gym dan beli celana jadi gue ada baju ganti + walau jatuh gue masih bisa jalan...

Lalu bagaimana dengan hari anda sendiri?
Semoga lebih menyenangkan daripada gue yaaa... :)

Thursday, May 6, 2010

No.128



Loe pernah gak duduk-duduk sama temen-temen di sebuah tempat, bisa kamar tidur, bisa tempat hangout, bisa tempat makan mie atau di mobil. Lalu tiba-tiba salah seorang dari kalian mencetuskan satu kalimat: liat aja ya.. one day gue akan bisa ...... (dapetin dia, kerja di luar negeri, naikin ortu gue naik haji, pergi ke London, cium cowok gebetan itu, kurus dan banyak lagi keinginan lainnya)
Lalu kemudian, ada yang berhasil, ada yang lagi dijalanin tapi ada juga yang cuman jalan di tempat.

Pemilik sepatu ini adalah tipe orang yang gak suka membicarakan dirinya sendiri. Dia cukup misterius dan hanya suka bercerita hal-hal yang general.

Suatu hari, gue sedang melihat-lihat foto perjalanan ke luar negeri di facebook dia. Mendadak gue teringat suatu cerita yang gue dapatkan dari seorang sumber terpercaya. Dulu dia pindah ke Jakarta dan tinggal sekamar berdua temannya. Saat itu bisa dibilang adalah masa-masa perjuangan hidup. Dimasa itu dia sempat bilang: "one day, gue pasti bisa punya gaji 10 juta per bulan"

Ada bedanya orang yang ngekhayal sama orang yang berjuang. Dia tipe manusia kedua.

Sekarang mungkin gajinya udah lebih dari 10 juta, dream job sudah diraih tapi yang gue dapatkan dari dia adalah kenyataan bahwa dia bisa ngewujudin apa yang dia pengen (bukan uangnya tapi impiannya bisa kerja di bidang yang dia suka)

Dan saat gue di depan PC sambil menatap foto-foto perjalanan dia, gue membayangkan semua itu dulu hanya ada di khayalan sebelum dia tidur, gue jadi mikir:
"gue bisa gak ya kayak dia?"

HARUS BISA!

Wednesday, May 5, 2010

No.127




kalo mau hidup di realita dan berhenti mimpi,
bertemanlah dengan anak ini...

dia sudah melewati 10,20,30 cerita lebih drama dari gue...
dia sudah mengalami 10,20,30 pengalaman lebih heboh dari gue...

dia bilang: suatu hari nanti gue pasti akan berhenti galau dan mellow...
dan gue selalu percaya itu...

karena gue melihat dia mengalami proses yang sama seperti gue sekarang dan buktinya sekarang dia sudah bahagia dengan hidupnya...

ada satu moment yang gue kenang selalu sama orang ini...
suatu hari gue bikin statement tentang betapa cintanya, sayangnya, pedulinya, carenya gue sama seorang cowok yang gue pengen banget.

dia ketawa-ketawa dan ngomong: "i'm so fucking touched by your words"

dia bener sih.
buat apa coba kecintaan sama satu orang yang gak jelas juga?
sungguh buang-buang waktu saja!
sekarang pas gue inget2 lagi, sumpah gue geli sendiri kalo inget gue dulu kecintaan amat sama 1 cowok yang setelah dipikir-pikir, gak bagus-bagus amat juga...

sekarang, dia lagi mau menulis buku tentang kisah hidupnya...
menurut gue sih, buku itu pasti laku karena banyak orang yang bisa belajar dari pengalaman hidupnya...
mudah-mudahan bukunya bisa rilis...
dan gue udah tau apa yang mau gue komentarin buat tulisan dia di bukunya itu...

"Dear No.127, i'm so fucking touched by your words"

:) Gudlak... jangan malas menulis kau!

No.126



gue boleh marah gak sih?
kalo gue ngerasa diajak pergi sama orang...
tapi tiba-tiba engga dibahas lagi...

gue boleh marah gak sih?
kalo gue mau dateng ke suatu tempat karena mau ketemu orang...
tapi tau-tau orangnya malah pergi ke tempat lain...

gue boleh marah gak sih?
kalo gue bikin plan...
trus berantakan...

gue boleh marah gak sih?
kalo gue dijadiin bahan ketawaan sama orang lain...

gue boleh marah gak sih?
kalo gue cuman dijadiin onggokan gak penting...


semalaman gue berpikir dan gue tau kok, gue gak boleh marah...
tapi jawaban sesungguhnya gue temukan saat gue keluar rumah...
gue papasan dengan tukang loak yang hanya memiliki 1 tangan...
mendadak gue sadar...
apalah arti masalah gue dibanding dia...

Monday, May 3, 2010

No.125






wiken = liburan...
kali ini gue menghabiskan Sabtu dan Minggu gue di Pulau Tidung...
Pulau Tidung ini kira-kira 3 jam dari Jakarta via laut...
Tempatnya menyenangkan, pantainya bagus dan lumayan bersih...
Tempat yang pas buat weekend getaway...

getaway dari apa siiiiiy? :p