Thursday, December 6, 2012

No.279

Satu tentang gue yang gue pun sampe hari ini masih suka gak ngerti: gue bisa ketemu orang baru dan ngobrol 10 menit lalu bisa punya feeling kalau gue akan jadi temen deket sama orang itu.

Mungkin itu yang namanya chemistry. Sesuatu yang gue gak bisa jelasin, cuman bisa gue rasain.

Dia bilang gue kayak magnet, bikin orang ketarik mendekat. Gue gak tau siapa narik siapa tapi yang pasti kalau dia kulkas, gue tempelan kulkas yang biasa jadi oleh-oleh orang liburan.. :)

Gue kenalan sama anak ini kayaknya baru dua bulan lalu, ketemu sekali-sekali tapi selalu punya bahan obrolan yang menarik. Seperti biasa Tuhan tau cara menyemarakkan hidup gue dengan mengirimkan orang-orang yang extra-ordinary, bisa dari kisah hidupnya, pekerjaannya ataupun pola pikirnya.

Anak ini secara background kehidupan keluarga agak mirip gue, pekerjaannya sesuatu yang gue gak terlalu paham tapi jalan menuju dia yang sekarang cukup menarik untuk disimak, dia senang bercerita, dia punya istilah-istilah khas yang bikin gue kadang niru cara ngomongnya dan banyak cara pikir dia yang persis sama dengan cara pikir gue.

Suatu hari dia bilang ke gue kalau menurut dia gue itu "kurang berusaha" di dalam hidup gue ini.

Cukup bikin shock ketika orang yang baru kenal bisa-bisanya bicara begitu, walau gue tau di hidup gue ini, udah banyak yang komentar seperti itu tentang gue.

Di Desember 2012 ini akhirnya gue banyak melakukan perubahan sikap dan perenungan dan perencanaan masa depan. Apa yang terjadi di hidup gue akhir-akhir ini emang ada maksudnya. Up and down yang gue alamin itu semuanya membuka mata gue dan dengan tambahan anak ini sebagai salah satu pasukan pembuka mata saya, sepertinya 2013 akan jadi tahun yang berbeda untuk hidup gue.

So... Thank you, Mr.280.



No comments:

Post a Comment