Thursday, February 7, 2013

No.131

"gue selalu merasa, gue itu gak panjang umurnya.. makanya gue pengen nikah muda dan cepet punya anak"

*suatu sore yang cerah, No.131 berkata demikian. Saya terperanjat.

"Kok loe gak sedih sik sadar loe ga panjang umur? Gue aja sedih lho ngebayanginnya.."

dia senyum simpul dan menjawab: "gue gpp kok. gue ikhlas sama apa yang udah digarisin Tuhan.. Emang yah yang namanya ikhlas itu sulit tapi makin kesini makin banyak belajar..."

Lalu dia bercerita ketika bandnya main di sebuah event lalu dilemparin kaleng minuman sama penonton... di moment itu dia tetap bisa senyum dan ketawa sambil berpikir: gue harus ikhlas nih band gue dicemooh di acara ini. Ini bagian dari resiko pekerjaan gue.

Sore itu saya diberikan pelajaran hidup baru, melalui teman saya ini, mendengarkan ceritanya lalu menyadari ada hikmah yang bisa saya petik. Kisah senang, sedih, lucu, ini semua bisa jadi bahan renungan, bahan pikiran.

Karena kita gak kunjung muda, kita makin tua, makin dewasa, kita bukan lagi hanya memikirkan hura-hura belaka, kita memikirkan masa depan kita, menyelamatkan diri kita, berusaha menjadi manusia yang lebih baik, setiap harinya.


Terimakasih sudah berbagi cerita.

Tak pernah saya menduga akan mengalami sore serius bersamamu, ketika membicarakan kehidupan terasa seringan membahas konser, ketika obrolan ringan itu lalu menjadi penuh makna..

"Ikhlas"
Kata yang sederhana.
Pelaksanaannya... Sulit.
Tapi saya mau belajar.





Tuesday, February 5, 2013

No.130

kalau diingat-ingat, saya membuat blog ini awalnya karena jatuh cinta setengah mati terhadap sepatu no.10. saya ingin mencurahkan semua yang saya rasakan terhadap dia dalam bentuk tulisan, secara #nomention, dan lahirlah mykindofperson.

sampai hari ini, dia masih menjadi teman baik saya.
tidak sedekat dulu. tapi kehadirannya selalu ada meramaikan hari-hari saya.

lalu cerita ini berpindah menuju masa kini, dimana pada suatu malam, saya nonton konser Yeah Yeah Yeahs bersama No.130.
ketika lagu Maps berkumandang, saya ikut bernyanyi keras saat Karen O melengkingkan kalimat yang saya yakin banget ngena ke semua orang...

"wait... they don't love you like i love you..."

tiba-tiba No.130 bertanya: buat siapa siiii liriknya kok  nyanyinya segitunya bangeeet....

lalu pikiran saya melayang ke beberapa tahun yang lalu, ketika ada seorang pria yang mengisi hari-hari saya...yang membuat saya merasakan kalimat itu... suatu masa dimana saya merasa disia-siakan oleh seseorang.

saya pikir, demikianlah hidup saya. semua orang pada akhirnya datang dan pergi... tapi orang-orang ini... sampai saat ini tetap menjadi teman baik saya..
akhirnya saya berkesimpulan bahwa mereka memang ditakdirkan menemani saya, dengan porsinya yang hanya sebagai teman.

dan perasaan adalah sesuatu yang bisa berubah, bisa hilang, bisa digantikan orang lain.
perasaan saya dulu menjadi tidak penting... yang penting adalah kenyataan hubungan saya dengan mereka tetap baik-baik saja...

di ujung lagu ini... ketika semua orang sedang berusaha ikhlas bahwa sebentar lagi konser YYYs-nya akan berakhir, saya lirik No.130  ini...

dan tiba-tiba hati saya menjadi hangat...


*saya tahu diapun menyanyikan lirik lagu ini untuk orang lain tapi sekali lagi harus saya tekankan...
  dia ada saja, sudah cukup. untuk saat ini... 


Tuesday, December 18, 2012

No.129


ketika saya menerima kabar itu, setengah hati saya tidak percaya...Ncek yang saya sayangi... :(

ketika kami bertiga, sesama anaknya Ncek yang diperhatikan bagaikan anak beliau sendiri... sepanjang jalan menuju rumah duka, kami semua sibuk dengan pikiran kami masing-masing... memikirkan kenangan yang pernah kami miliki dengan beliau...

ketika sebagai manusia saya menyadari bahwa kesibukan dan kehidupan itu maju terus, terkadang saya melupakan orang-orang yang memiliki jasa di hidup saya, orang-orang yang mestinya selalu saya pikirkan, walau kenyataannya tidak bisa begitu. karena saya punya pikiran baru, kesibukan baru dan teman baru

ketika semua ini terjadi, saya akhirnya paham satu hal. saya mungkin maju terus di hidup saya, tapi kehidupan di masa lampau akan terus melekat dalam diri saya. bentuknya beda-beda, mungkin memori yang muncul tiba-tiba, mungkin dalam bentuk berpapasan gak sengaja di jalan atau sapaan di whatsapp atau facebook.   

ketika saya menyesali semua yang tidak saya lakukan, bahwa saya mestinya lebih banyak cari tau kabar Ncek, sms atau telepon, semua ini sudah terlambat. saya sadar ini cara Tuhan mengingatkan saya untuk tidak melupakan orang-orang yang LEBIH PENTING dan berhenti memikirkan orang-orang atau situasi yang BELUM SEGITUNYA

ketika akhirnya kami harus melihat Ncek di rumah terakhir beliau, melihat anak-anaknya tegar dan ikhlas menghadapi kenyataan ini, saya hanya bisa banyak berdoa dan percaya bahwa Ncek sudah di tempat yang terbaik saat ini...

you're in a Good Hand now, Ncek. :') 
  

No.128

Saya baru sadar...
Yang bikin saya merasa lelah sekali adalah karena saya berpura-pura saya baik-baik saja.

Bahkan saya bohong pada diri saya sendiri.

Saya jujur sekarang, saya miserable. Sepertinya kejujuran ini yang pada akhirnya akan menyelamatkan saya

note: this pic is taken from "we❤it" application from iphone

Thursday, December 6, 2012

No.127

Satu tentang gue yang gue pun sampe hari ini masih suka gak ngerti: gue bisa ketemu orang baru dan ngobrol 10 menit lalu bisa punya feeling kalau gue akan jadi temen deket sama orang itu.

Mungkin itu yang namanya chemistry. Sesuatu yang gue gak bisa jelasin, cuman bisa gue rasain.

Dia bilang gue kayak magnet, bikin orang ketarik mendekat. Gue gak tau siapa narik siapa tapi yang pasti kalau dia kulkas, gue tempelan kulkas yang biasa jadi oleh-oleh orang liburan.. :)

Gue kenalan sama anak ini kayaknya baru dua bulan lalu, ketemu sekali-sekali tapi selalu punya bahan obrolan yang menarik. Seperti biasa Tuhan tau cara menyemarakkan hidup gue dengan mengirimkan orang-orang yang extra-ordinary, bisa dari kisah hidupnya, pekerjaannya ataupun pola pikirnya.

Anak ini secara background kehidupan keluarga agak mirip gue, pekerjaannya sesuatu yang gue gak terlalu paham tapi jalan menuju dia yang sekarang cukup menarik untuk disimak, dia senang bercerita, dia punya istilah-istilah khas yang bikin gue kadang niru cara ngomongnya dan banyak cara pikir dia yang persis sama dengan cara pikir gue.

Suatu hari dia bilang ke gue kalau menurut dia gue itu "kurang berusaha" di dalam hidup gue ini.

Cukup bikin shock ketika orang yang baru kenal bisa-bisanya bicara begitu, walau gue tau di hidup gue ini, udah banyak yang komentar seperti itu tentang gue.

Di Desember 2012 ini akhirnya gue banyak melakukan perubahan sikap dan perenungan dan perencanaan masa depan. Apa yang terjadi di hidup gue akhir-akhir ini emang ada maksudnya. Up and down yang gue alamin itu semuanya membuka mata gue dan dengan tambahan anak ini sebagai salah satu pasukan pembuka mata saya, sepertinya 2013 akan jadi tahun yang berbeda untuk hidup gue.


Tuesday, November 6, 2012

No.126

Di sebuah backstage sebuah ajang fashion terbesar tahun ini, saya menerima kabar bahwa terjadi sebuah force majeure yang membuat event harus mundur beberapa jam...

5 orang pria ini adalah bagian penting dari fashion show ini...

Pasrah akhirnya saya bilang ke managernya: mohon maaf show mundur.. Kalau memang harus segera pergi untuk pekerjaan berikutnya, silahkan saja mas... Mungkin memang gak dikasih izinnya sama Tuhan untuk show hari ini bareng mereka..

*mata berkaca-kaca.. Ingat tadi pagi bangun subuh pergi gladi resik, nyanyinya bagussss banget... Ingat pas fitting... Ingat pas beli kain..

Tapi kalau Tuhan bilang A, ya pasti A bukan?

Sepanjang kepanikan, saya perhatikan kelima anak ini tetap ketawa-ketawa, yang satu baca komik, ada yg foto2, ada yg telepon2an, kok pada santai gak bete, gak cemberut, bikin saya makin gak enak sama mereka...

Tiba-tiba pak manager berkata: mbak... Ganti baju yuk..

Saya: lho.. Kan katanya udah harus berangkat kejar show berikutnya?

Manager: shownya dimundurin jam 7 malam..

Gue: gitu? Makasih mas...

*terus nangis beneran.

Orang kok baik-baik banget ya?

Gatau lagi mau bilang apa, speechless..

I love you, guys.. And ur team..
Helping us that much..
Speechless... :')

Hari itu judulnya adalah kalau manusia berencana dan berusaha sangat boleh sekali, tetapi tetap Tuhan yang nentuin dan apapun itu harus ikhlas sama kenyataan yg ada... Siapa sik yg bisa melawan force majeure?

Dan gue lagi-lagi bersyukur, dikelilingi banyak orang baik.
Kebukti di show kemarin banyak yang dukung dan kasih semangat..

Makasih semuanya :))

Saturday, November 3, 2012

No.125

Am in love with his kindness...

He is a good person 



Saya senang karena kamu adalah salah satu dari sekian banyak orang 
yang Allah ciptakan untuk menemani saya.... Makasiih Allah :))