Sunday, November 28, 2010

No.98

karena lahir dari sebuah kondisi keluarga yang berbeda dari gambaran di buku cerita anak-anak (gue anak istri kedua yang dibesarkan oleh istri pertama), gue selalu suka membaca atau mendengar kisah keluarga teman-teman gue... kadang-kadang banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari manusia di dunia ini yang umur sudah 2x lipat umur kita... dan gue sangat menghargai mereka yang bisa survive menjalani hidupnya...

ini sepatu teman gue dan sepatu mama papanya. teman gue ini adalah pekerja kreatif di sebuah media.

jadi keesokan harinya setelah random nite, seperti biasa gue browsing dan gue berkunjung ke blog dia. setelah gue baca-baca, gue baru sadar blog anak ini bagus banget yah?! Asliik... dan banyak cerita tentang hidupnya yang sedikit banyak mengingatkan pada hidup gue dan juga kisah orangtuanya... Cerita dia bikin gue senyum-senyum (dalam hati berkata: gilaaa ini gue banggets!), terharu dan sedih lalu berakhir dengan mikir (mau dibawa kemana hidup saya ini hehehe)

ini satu penggalan dari blog dia, salah satu tulisan favorit gue:

me: you're turning 50 in a week right? 
mom: yeap
me: wow. what's it like? 
mom: tired
me: ??
mom: tired of rebelling
me: hmmm... rebelling towards..? 
mom: life... when you turn my age, you'll learn to stay calm. you'll learn to accept life as it is. you'll learn to choose between what you want and what you need. you'll get too tired to complain. and you'll learn to only worry about things that matter. cause you'd realize that there aren't that much time left. 
dad: ... my only advice is, dear. the sooner you get tired, the better. choose well. 

*nasihat ini penting banget buat anak-anak yang sering lost seperti gue... hehehe.. i adore your family. semoga kalian sehat dan bahagia selalu... :)

Monday, November 8, 2010

No.97


teman gue curhat kalau dia lagi deket sama orang tapi statusnya gak jelas.
lalu si no.97 ini memberikan komen seperti ini:

Kalo dari gue sih cuman satu: Relationship itu kerjasama, bukan kerja rodi. It's a team work! Setuju?
Kebayang-bayang terus tuh ucapan ini...

Dan kalau gue boleh menambahkan, move on juga team work...
Bagaimana mungkin gue bisa move on kalau pihak satunya tidak bekerjasama dengan gue?
Kalau sudah seperti ini, pada akhirnya yang harus kuat yaaaa gue.

Dan dia menambahkan: "pilihannya se simple ini sih. Simplify the love, simplify the person or simplify the expectation. You choose!"