Tuesday, December 18, 2012

No.129


ketika saya menerima kabar itu, setengah hati saya tidak percaya...Ncek yang saya sayangi... :(

ketika kami bertiga, sesama anaknya Ncek yang diperhatikan bagaikan anak beliau sendiri... sepanjang jalan menuju rumah duka, kami semua sibuk dengan pikiran kami masing-masing... memikirkan kenangan yang pernah kami miliki dengan beliau...

ketika sebagai manusia saya menyadari bahwa kesibukan dan kehidupan itu maju terus, terkadang saya melupakan orang-orang yang memiliki jasa di hidup saya, orang-orang yang mestinya selalu saya pikirkan, walau kenyataannya tidak bisa begitu. karena saya punya pikiran baru, kesibukan baru dan teman baru

ketika semua ini terjadi, saya akhirnya paham satu hal. saya mungkin maju terus di hidup saya, tapi kehidupan di masa lampau akan terus melekat dalam diri saya. bentuknya beda-beda, mungkin memori yang muncul tiba-tiba, mungkin dalam bentuk berpapasan gak sengaja di jalan atau sapaan di whatsapp atau facebook.   

ketika saya menyesali semua yang tidak saya lakukan, bahwa saya mestinya lebih banyak cari tau kabar Ncek, sms atau telepon, semua ini sudah terlambat. saya sadar ini cara Tuhan mengingatkan saya untuk tidak melupakan orang-orang yang LEBIH PENTING dan berhenti memikirkan orang-orang atau situasi yang BELUM SEGITUNYA

ketika akhirnya kami harus melihat Ncek di rumah terakhir beliau, melihat anak-anaknya tegar dan ikhlas menghadapi kenyataan ini, saya hanya bisa banyak berdoa dan percaya bahwa Ncek sudah di tempat yang terbaik saat ini...

you're in a Good Hand now, Ncek. :') 
  

No.128

Saya baru sadar...
Yang bikin saya merasa lelah sekali adalah karena saya berpura-pura saya baik-baik saja.

Bahkan saya bohong pada diri saya sendiri.

Saya jujur sekarang, saya miserable. Sepertinya kejujuran ini yang pada akhirnya akan menyelamatkan saya

note: this pic is taken from "we❤it" application from iphone

Thursday, December 6, 2012

No.127

Satu tentang gue yang gue pun sampe hari ini masih suka gak ngerti: gue bisa ketemu orang baru dan ngobrol 10 menit lalu bisa punya feeling kalau gue akan jadi temen deket sama orang itu.

Mungkin itu yang namanya chemistry. Sesuatu yang gue gak bisa jelasin, cuman bisa gue rasain.

Dia bilang gue kayak magnet, bikin orang ketarik mendekat. Gue gak tau siapa narik siapa tapi yang pasti kalau dia kulkas, gue tempelan kulkas yang biasa jadi oleh-oleh orang liburan.. :)

Gue kenalan sama anak ini kayaknya baru dua bulan lalu, ketemu sekali-sekali tapi selalu punya bahan obrolan yang menarik. Seperti biasa Tuhan tau cara menyemarakkan hidup gue dengan mengirimkan orang-orang yang extra-ordinary, bisa dari kisah hidupnya, pekerjaannya ataupun pola pikirnya.

Anak ini secara background kehidupan keluarga agak mirip gue, pekerjaannya sesuatu yang gue gak terlalu paham tapi jalan menuju dia yang sekarang cukup menarik untuk disimak, dia senang bercerita, dia punya istilah-istilah khas yang bikin gue kadang niru cara ngomongnya dan banyak cara pikir dia yang persis sama dengan cara pikir gue.

Suatu hari dia bilang ke gue kalau menurut dia gue itu "kurang berusaha" di dalam hidup gue ini.

Cukup bikin shock ketika orang yang baru kenal bisa-bisanya bicara begitu, walau gue tau di hidup gue ini, udah banyak yang komentar seperti itu tentang gue.

Di Desember 2012 ini akhirnya gue banyak melakukan perubahan sikap dan perenungan dan perencanaan masa depan. Apa yang terjadi di hidup gue akhir-akhir ini emang ada maksudnya. Up and down yang gue alamin itu semuanya membuka mata gue dan dengan tambahan anak ini sebagai salah satu pasukan pembuka mata saya, sepertinya 2013 akan jadi tahun yang berbeda untuk hidup gue.


Tuesday, November 6, 2012

No.126

Di sebuah backstage sebuah ajang fashion terbesar tahun ini, saya menerima kabar bahwa terjadi sebuah force majeure yang membuat event harus mundur beberapa jam...

5 orang pria ini adalah bagian penting dari fashion show ini...

Pasrah akhirnya saya bilang ke managernya: mohon maaf show mundur.. Kalau memang harus segera pergi untuk pekerjaan berikutnya, silahkan saja mas... Mungkin memang gak dikasih izinnya sama Tuhan untuk show hari ini bareng mereka..

*mata berkaca-kaca.. Ingat tadi pagi bangun subuh pergi gladi resik, nyanyinya bagussss banget... Ingat pas fitting... Ingat pas beli kain..

Tapi kalau Tuhan bilang A, ya pasti A bukan?

Sepanjang kepanikan, saya perhatikan kelima anak ini tetap ketawa-ketawa, yang satu baca komik, ada yg foto2, ada yg telepon2an, kok pada santai gak bete, gak cemberut, bikin saya makin gak enak sama mereka...

Tiba-tiba pak manager berkata: mbak... Ganti baju yuk..

Saya: lho.. Kan katanya udah harus berangkat kejar show berikutnya?

Manager: shownya dimundurin jam 7 malam..

Gue: gitu? Makasih mas...

*terus nangis beneran.

Orang kok baik-baik banget ya?

Gatau lagi mau bilang apa, speechless..

I love you, guys.. And ur team..
Helping us that much..
Speechless... :')

Hari itu judulnya adalah kalau manusia berencana dan berusaha sangat boleh sekali, tetapi tetap Tuhan yang nentuin dan apapun itu harus ikhlas sama kenyataan yg ada... Siapa sik yg bisa melawan force majeure?

Dan gue lagi-lagi bersyukur, dikelilingi banyak orang baik.
Kebukti di show kemarin banyak yang dukung dan kasih semangat..

Makasih semuanya :))

Saturday, November 3, 2012

No.125

Am in love with his kindness...

He is a good person 



Saya senang karena kamu adalah salah satu dari sekian banyak orang 
yang Allah ciptakan untuk menemani saya.... Makasiih Allah :))

Tuesday, September 18, 2012

No.124



suatu hari di negara ini, 
Mr. No.124 (yang saya tidak kenal ini) terkena suatu musibah...
memang musibah itu awal mulanya adalah sumber kesalahan dia sendiri, 
iseng bikin barbuk...
yang akhirnya dijadiin senjata sama orang lain buat ngejatuhin dia... 


beberapa tahun kemudian, gue liat dia muncul lagi...
masih dengan kharismanya yang dulu...
masih banyak yang mendukung dia dan yang paling penting: terbukti dia dikelilingi oleh orang-orang yang sangat support sama dia, yang mau nungguin masalah dia beres, yang masih mau menghargai dia...

kalau liat dia, inget semua cobaan hidupnya, gue selalu merinding... baru sadar kalau orang ini ternyata bisa survive, dia tahan menerima segala macam omongan jahat orang dan tetap melanjutkan hidupnya. 

buat gue, itu adalah salah satu skill paling tinggi yang bisa dimiliki manusia. gue aja masih suka sedih kalau diomongin orang, tapi anak ini tahan banget kayaknya.... 

mungkin Tuhan sayang banget sama dia kali ya, dikasih teguran di dunia  karena Tuhan pengen liat cara dia beresin masalahnya dan gue rasa sekarang udah selesai masa-masa suramnya dan lagi mau mulai masuk ke edisi merintis karir kembali...

gue harap gue jadi orang bisa kuat seperti orang ini. 
masalah itu untuk dihadapi. 
gue gak boleh putus asa kalau banyak cobaan yang dateng. 
cobaan gue apalah kalau dibanding dia... 

so Mr No.124, welcome back... 
semoga hidup anda, akan baik-baik saja... seterusnya. 


PS: gara-gara orang ini, gue berhenti nonton infotainment. 
gak tahan gue, saat itu rasanya terlalu berlebihan..
 terlalu sadis cara orang-orang memperlakukan dia...

Friday, September 7, 2012

No.123

setiap orang tidak perlu harus punya suatu hal sendiri untuk merasakan sebuah pengalaman.

sebagai contoh: saya belum menikah dan belum punya anak, tapi sudah sebulan terakhir ini saya memiliki pengalaman hidup seatap bersama seorang anak kecil berumur 5 tahun.

kamu pernah nonton film Three Man and a Baby? hidup saya akhir-akhir ini rasanya seperti di film itu...
saya tinggal di kos-kosan 10 kamar, 5 pria dan 5 wanita.
salah satu dari kami suatu hari dimintai tolong untuk menjaga 2 orang keponakannya karena ibu anak-anak itu harus pergi ke luar negeri.

saya ingat sore itu saya berjumpa dengan anak perempuan 5 tahun ini, wajahnya cantik, matanya bagus dengan bulu mata lentik. saya sapa dia. "siapa nama kamu?" dia jawab: "Kayla"

besoknya ketika saya sedang di ruang makan, saya bertanya pada tantenya Kayla...
"si Kayla mana? kok gak keliatan?"
"Kayla mana? gak ada!"
"ha? itu loooh anak kecil 5 taunnn... yang keponakan loe!"
"Kayla? oooooh!! hahahahahaha... loe pasti diboongin! dia itu benci namanya... makanya kalau kenalan sama orang suka boong pake nama palsu"

BUSET! sial saya tertipu :)))

tapi sejak itu kita sering main bareng di kamar saya... mungkin karena di kamar saya ada boneka, ada action figure, ada buku cerita NODDY dan Pippi Longstocking, sehingga dia betah disitu...

kadang saya suka berpikir, apa rasanya jadi dia... di usia semuda itu harus mengalami tinggal jauh dari ibu dan ayahnya... saya suka melihat dia sarapan sambil skype sama mamanya... dan saya pikir dia menahan rindu yang teramat sangat tapi dia tidak mau memperlihatkannya karena dia tidak mau merepotkan tantenya...


ada satu peristiwa yang bikin saya langsung jatuh cinta setengah mati sama anak ini..

suatu hari saya ajak dia berenang. berenangnya di apartemen teman saya.
sambil nunggu di lobi apartemen, dia yang excited berat tiba-tiba terdiam dan matanya berkaca-kaca...

"kenapa? kok matanya berkaca-kaca?"
(saya yakin dia rindu mamanya karena sebelumnya dia cerita kalau dia suka diajak mamanya berenang)
"mmm... aku terlalu senang"
(ini yang saya suka dari anak ini.. dia jago mengalihkan pembicaraan dan jago menutupi perasaan)
"boong!"
"hehehe iya boong"
"trus kenapa?"
"mmm.. Tante Sadie, ini tulisannya apa sih?" *sambil tiba-tiba buka-buka majalah...
(damn! anak ini keren... dia gakkan ngaku dia sedih juga sehingga dia langsung cari distraction dari majalah)

dan tiba-tiba dia sudah ceria lagi, sambil tangannya pura-pura ngelap mukanya tapi tetap ke-Gap kalau satu jarinya ngucek matanya... aaaaahhh... acu sedih liatnya..

tapi sayapun akhirnya tidak mempertanyakan lagi... karena saya tau, yang namanya #theartof pretend that nothing happened itu: SUSAH. dan kalau ada yang lagi mempraktekkan hal tersebut, yang paling bener mendingan dihargain aja deh usahanya :)))

di dunia ini memang gak akan selamanya kenyamanan itu jadi milik kita terus-terusan..
mungkin saat ini dia sedang gak bisa ketemu ibunya dulu untuk sementara...
tapi saya suka spirit dia... tetap mencari kesenangan dalam hidupnya...
main games, nonton dvd, menggambar, ngobrol, tiap pagi kita bangun dari kamar masing-masing langsung joget-joget depan kamar... pokoknya apapun itu, yang penting kita harus senang-senang selalu... 

dan saya...
saya belajar cara bikin susu botol, saya belajar jalan ke supermarket sama dia, betapa seremnya kalau dia lari-lari takut ilang, saya belajar rayu anak kecil untuk mau makan, intinya saya belajar tanggungjawab... (ini saya cuman temen satu kos dia lho... kebayang gak tantenya kayak apa tanggungjawabnya? + dia lagi urus pernikahan pula... super woman!)

No.123, saya pasti nangis kalau kamu sudah gak kos di tempat saya lagi dan pindah ke luar negeri nanti... i love you always forever



Thursday, August 30, 2012

No.122

Gue tau banyak orang kesel sama yang namanya broadcast message ungu-ungu di BBM...

Tapi ada satu cerita tentang sepatu ini, yang sering banget broadcast message dan gue gak pernah kesel bacanya... mungkin karena gue tau kisah dibalik broadcast message itu... dan akhirnya gue memakluminya...


gue ketemu dia di sebuah event. dia kerja di sebuah perusahaan yang bekerja sama dengan kantor gue... awalnya kita cuman ngobrol biasa aja sampe di suatu sore tiba-tiba dia gabung sama anak-anak kantor gue dan disitulah baru ketauan kalau anak ini kocak banget ternyata...

sebenarnya gue agak aneh karena menurut gue dia masih muda banget (20 taun) tapi kok udah kerja kayak gitu. dan inilah jawaban dia ketika gue nanya soal itu:

"gue itu anak paling tua, adik gue cowok dua orang. bokap gue udah meninggal dan kemudian nyokap gue pergi. gak tau kemana. akhirnya gue berpikir bahwa gue harus membiayai sekolah adik gue. emang sih saat ini kita bertiga masih ditampung sama oom dan tante, tapi at least gue kerja deh biar bisa dapet uang. gue kerja disini, gue juga jualan baju, jeans, sepatu, apapun yang bisa gue kerjain, gue kerjain. dan adik-adik gue juga masih SMA juga kerja lho"

*dia bercerita dengan wajah lempeng santai...buat gue hidup dia kok berat banget ya? tapi sepertinya dia tidak merasa demikian...

menurut gue, makin kesini, kehidupan itu bukannya makin santai.. tapi makin berat..
cuman gue selalu liat orang-orang kayak dia ini yang berjuang, yang berusaha, dan gue akhirnya memahami bahwa hidup yang rumit dan berat itu kejadian, kalau dijalaninnya sambil kesel dan ngedumel...

gue pernah baca twitter milik @ipphoright yang bilang seperti ini:
"apapun keadaan kita sekarang, kendati tidak nyaman, terimalah. Ridha-lah. Sembari kita berusaha untuk mengubah dan memperbaiki"

:')

inilah kenapa saya suka bertemu orang baru... saya belajar dari mereka...
dan setiap anak ini broadcast message yang isinya adalah barang dagangannya, gue gak pernah bete bacanya.. karena gue tau bahwa dia sedang berjuang mengubah keadaan.

semangat, camu!!

Thursday, July 19, 2012

No.121


perempuan ini cantik
banyak yang naksir...

salah satunya yang naksir dia, jenis menantu idaman banget deh
mapan. sukses. baik hati. lucu. menyenangkan.
gak ada kurangnya deh...


tapi suatu pagi dia bilang sama gue...

"Sadie, gue kayaknya gak bisa deh sama dia... gue lebih sreg sama orang lain, nanti gue kenalin ya.. dia anaknya biasa aja siii... tapi gue nyaman sama dia.. 
Sepertinya... pada akhirnya, itu hal yang terpenting deh... Fisik keren, materi, populer, there's only attributes that indeed replacable..."
 

sepertinya kamu akhirnya menemukan kebahagiaan baru ya di hidupmu... saya senang mengetahui hal ini terjadi padamu :)

PS: begitu dia selesai ngomong gitu (pagi-pagi buta gitu udah waslap-in gue) gue langsung bangun tidur, mata melek seada-adanya dan bengong sesaat.

NYAMAN... damn! itu kata paling berguna buat survive di hidup yang penuh gejolak ini...  :D

NYAMAN... sebuah bentuk kemewahan yang gak semua orang bisa rasain...

....... Jreng!

Tuesday, May 8, 2012

No.120




pertemuan pertama gue dengan si No.120 ini adalah di sebuah kedai kopi.
tanpa malu-malu, gue samperin temen gue yang lagi duduk sama dia dan gue bisik-bisik mau minta foto sama anak ini
*kebetulan dia lagi jadi idola baru gitu deeeh ;)


beberapa bulan kemudian, temen gue jemput gue ke rumah.
tiba-tiba... di dalam mobil ada anak ini..
akhirnya kita pun memulai percakapan...
dan disitulah... pertemanan inipun dimulai... :)

di mata gue, dia adalah contoh pria yang kuat...
hidup yang dia jalanin saat ini gak mudah.
pressure-nya besar banget.
dan banyak hal yang harus dia jaga...
sampai kadang-kadang gue melihat dia banyak mengorbankan perasaan dan dirinya sendiri..

berkali-kali gue suka bilang ke dia untuk gak mendem semuanya sendirian.
minta dia mencari orang yang bisa dia percaya untuk berbagi cerita...
lalu kalau udah lama gak ketemu, kadang gue kepikiran... anak ini apa kabarnya ya?
baik-baik aja gak ya, dia?

Karena dia sibuk banget... ketika ada waktu untuk ketemu, langsung kita isi dengan obrolan yang tiada habisnya...
(walau gue tau... banyak yang masih dia umpetin sendirian... secara anaknya hobi mendem perasaan/isi hati)

trus nih ya... berhubung umur gue 10 taun lebih tua dari dia, gue suka sok menyelipkan nasehat :p
dan nyebelinnya.. omongan dia kadang-kadang lebih ngena ke gue,
membuat gue sadar, gue yang lebih butuh nasehat daripada dia...

kadang gue suka bertanya-tanya ke diri gue sendiri..
apa yang terjadi kalau kita ketemu di hidup ini.. dalam kondisi yang berbeda..
gue bukan si Sadie ini...
dan dia bukan dia yang sekarang terkenal dengan profesinya itu..
akankah kita tetap berteman seperti ini...
ataukah kita hanya orang yang berpapasan di jalan dan tidak saling mengenal?

sungguh hidup ini memang penuh teka-teki..
kebanyakan adalah teka-teki yang menyenangkan..
dan membuat saya berkesimpulan...
bahwa tidak perlu repot mencari alasan,
mengapa Tuhan mempertemukan saya dengan sepatu-sepatu yang ada di blog ini...

ibarat lagu,
berhubung foto ini diambil saat kita nonton Saint Etienne bareng, ini rasa-rasanya cocok untuk para sepatu di blog saya

Fascination


*hope you like the song :-)






Sunday, May 6, 2012

No.119

Anak ini punya segudang potensi.... Gue tau, dia sadar akan hal itu...
Tapi somehow gue ngerasa dia belum maksimal memanfaatkan semua potensinya...

Tapi gue yakin kok, suatu saat nanti, dia akan jadi seseorang....
Pasti!

Dan dikala hari itu tiba... Masih gak ya dia mau nemenin gue tiap hari kayak sekarang?

:')


*saya sudah sangat paham rasanya ditinggalkan / dilupakan oleh teman2 sukses saya... Ngerti sik mereka sibuk.... Ngerti juga mungkin salah saya yang gini2 doang....
Hanya saja... Kadang saya merindukan masa-masa dulu..

Masa dimana hidup masih sederhana.

Sunday, April 29, 2012

No.118

ketika random terjadi, hidup sayapun bagaikan kembang api di Disneyland, meriah beneerrr... :p

suatu hari di #kelasMbatik kantor saya, ada seonggok bule yang melihat-lihat dan akhirnya ikutan mbatik.

dimulai dari ngobrol malu-malu, akhirnya lanjut jadi seru, dia cerita kalau dia lagi keliling dunia (rumah dia di Mexico. dia ke Italy, London, Indonesia, Malaysia, Hongkong, Singapore)

semua itu dia lakuin untuk mengisi waktu luang sampe dia harus kuliah lagi bulan Juli besok..

ada 1 malam kocak banget ketika gue sama dia mau ke Kemang trus ujan dereeessss banget dan gak ada taksi '___'

akhirnya kita loncat ke Kopaja 19 dengan harapan sampe Kemang ujan udah berhenti dan bisa dapet taksi deket situ...

eh gak taunya ujan gak berenti... Akhirnya kita berjam-jam ngikutin 'tu Kopaja gak tau deh sampe manaaa... hhhhkkkk.... Tapi ini anak cekikikan aja menikmati petualangan di dalam bis itu...

beberapa hari di Jakarta, dia pamit ke Jogja... saat itu, dia nanya: when can i see u again? let's meet me again in London.... *amin aja deh

ehhh... tiba-tiba minggu depannya, dia ngabarin: dia ke JKT lagi... buset!! random beneerrr.... 
belum selesai randomnya, gue ajak dia ke rumah ortu gue di Bogor sekalian liat istana sama Kebun Raya, eeeeh taunya kita ketinggalan kereta yang ac. Jadinya kita kepaksa naik kereta api ekonomi yang heboh banget sama tukang jualan...



trus cuman 2  hari di JKT, dia pun ke Bali. dan gue bilang ke dia: loe harus ke Gili... itu keren banggets.

*yaudah dong ya...gue pikir udah selesai kan randomnya...


ternyata cerita gak berakhir disini..
tiba-tiba dia sms: what will you do in weekend? i want you to join me in Bali... I'll buy you a ticket as your bday present

Ha??!! kado liburan?
ini pertamakalinya buat gue...manissss beneerrr :')

dan dimulailah petualangan random saya di Bali bersama dia selama 3 hari...
seruuuuu!!! :D

semua orang bertanya-tanya dan berasumsi bahwa ada summer fling diantara kita...
tapi beneran deh.. gue gak napsir sama dia...  padahal untuk ukuran bule, dia lumayan kece.
hehehe...
kadang-kadang suatu hal terlalu berharga dan menyenangkan sehingga hal tersebut gak usah diancurin dengan munculnya perasaan-perasaan sementara...
gue seneng karena gue euphoria liburan random, bukan euphoria summer fling.




Wednesday, March 14, 2012

No.117


"buat apa sik kita perlu beli gayung segala? kan udah disediain sama yang punya kos?"
"duuuuh... elo! ini buat simpen semua alat2 mandi loe... bisa sekalian loe pake juga..."

"ini benda apa sik? buat apa?"
"ini buat ngeluarin air dari galon... jadi loe ga perlu beli dispenser dan gak ribet angkut-angkut kalau mau masukin air ke teko"

"lagi apa sik?"
"lagi ngurusin dokumen tamu-tamu gue..."
"ooooh..mau bawa tour ya? kemana aja?"
"iyaa... jadi kita mau ke.... blablablabla..."

"jadi... begitu loe nikah, gue juga mau pindah kos ah.."
"lha kenapa?"
"gue gak mau ah tinggal disini kalau gada loe-nya"

"makan pecel ayam depan yuk. gue sih suka sekali loh pecel ayam itu"

"inget ya... kalau di depan pintu kamar ada sendal, berarti dont disturb.. hehehehe"
"eh jangan sendal deh... entar mix signal... gimana kalau anduk aja di gagang pintu"
"halah, ribet... kalau anduknya jatoh gimana? udeeeeh... kalau dipanggil dari luar gak jawab berarti tandanya lagi gak mau diganggu, deal yah.."

"gimana kesehatan loe?"
"udah lumayan kok... berkat doa loe kan..."
"tapii... kankernya ilang kan?"
"iyaaa udah mengecil kok.."

"loe pasti kaget liat gue... gue kurus banget.. badan gue abis banget" *sambil nutupin muka pake kipas...
"duuuuh apaan sik... loe kurus kayak kita pertama kali ketemu dulu di taun 98. udah deh.. tetap ganteng kok... btw maaf ya... gue baru sempat nengokin loe... gilaaa kerjaan gue banyak..."
"iyaaa gpp.. yang penting doanya...."
"jadi gimana sik ceritanya? kan waktu itu udah sembuh..."
"iyaaa.. tiba2 sekarang masalahnya di perut gue...."

BBM:
"makasih ya udah nengokin gue..."
"iyaa maaf ya gue lamaa baru dateng..."
"gpp... muaaaaah"

BBM:
"teman-teman, dia sudah gak ada. yang mau ke rumah duka, kabar-kabaran yah"
"tapiiii... minggu lalu gue liat dia masih semangat, masih bisa ngobrol, gue optimis dia sembuh.."
"ikhlasin yah..."

......nangis ditahan-tahan karena mau pergi ketemu klien....

meeting pertama...

meeting kedua...

cari ojeg, sampe pemakaman, sudah telat.
sudah selesai upacaranya, sedang berdoa orang-orang...
melihat wajah-wajah familier dari tahun 1998, tahun pertama saya berjumpa dia...
teman kuliah...
teman baik saya...
orang ini yang mau ngurusin saya ketika pertama kali pindah ke Jakarta, saya yang gak ngerti apa-apa...
kita jadi housemate selama 2 tahun...

samar-samar pikiran kembali ke tahun 2000... saat itu kita sedang job training di Bali selama 6 bulan...

"let's go to Lomboook.....gila ya kita berdua naik motor loh ke pulau lain... hahahahaha.."

tiba-tiba: DOR!

"yaaah ban motornya pecah.."
"jadiii?"
"ya udah dorong aja cari tukang ban.."

dan dibawah terik matahari, kita berdua pun mendorong-dorong motor...


terimakasih ya loe udah ngajarin gue banyak hal...
kita udah punya banyak kisah seru...
gue sayang sama loe...
gue percaya, loe sudah baik-baik saja... di sana.

:')

Monday, February 20, 2012

No.116


Selamat datang di bulannya para Pisces...

ini adalah 4 Pisces yang kebetulan sedang jumpa...


Wohooooooo!!!!!

:-)

gilaaaa bentar lagi kita semua ulang tahun dooong

tua ajaaaaa...


kado pertama untuk saya adalah 1 nasehat seorang Pisces yang akan saya ingat-ingat selalu:

"you really need to know when to stop!"

Wednesday, February 15, 2012

No.115


Gue rada kaget sik ketika pertama kali ketemu orang ini, dia langsung menyapa gue dengan akrab, menyebut nama gue dan ajak-ajak ngobrol.
Sambil melayani ajakan ngobrol dia dengan sopan, dalam hati gue bertanya: ini siapaaa sik?!

Setelah kenal dengan anak ini, gue akui dia cukup menyenangkan dan asyik buat dijadiin temen.

Sampai suatu hari gue ngobrol dengan dia mengenai kisah hidupnya... Mengenal dia lebih dalam... Dan hidup guepun berubah.

Dia terlahir dari keluarga berkecukupan dan mengalami masa kecil yang cukup menyenangkan. Sampai ketika dia menginjak usia remaja, ayahnya berhenti kerja + ibunya ditipu sehingga mereka jatuh miskin.

Sejak itulah dia mengalami hal-hal yang mungkin tidak menyenangkan sebagai remaja. Dari mulai tidak mampu bayar spp sampai-sampai harus minta dibayarin tetangga setiap bulan.

Lalu dia juga kadang minta makan ke rumah orang karena keluarganya gak mampu beli makan.

:(

Waktu SMA, dia cari uang dengan cara jadi kurir buat temen-temennya yang males ke kantin. Jadi dia yang beliin makanan terus dia dapat upah jalan... lalu setelah lulus SMA, dia mulai bekerja sebuah toko donat.

Keluar dari toko donat, dia pindah kerja jadi mas-mas jual karcis di bioskop... lalu setelah beberapa jenis pekerjaan lain dia jalani, dia dibajak sebuah perusahaan terkenal dan menduduki sebuah posisi yang oke.

:')

Ini yang gue highlight dari dia:
Gue liat dia sebagai cowok, berjuang banget di hidupnya... Kalau kata gue, cowok itu harus begitu!
Cowok itu langsung keliatan ganteng banget kalo lagi memperjuangkan apa yang dia kerjain dan tau apa yang dia mau.


Anak ini... Bulan depan akan pergi dari negara ini.
Mau mencari kerja di negara orang.
Mau cari uang katanya....

Dan gue... sangat mendukung keputusan (lumayan nekadnya itu)
Pergi dengan uang tabungannya
yang dia bilang cuman pas untuk hidup 6 bulan.

Tapi somehow gue merasa, dia akan survive di negara itu..

Dan gue, akan selalu mendoakan dia...gue pengen anak ini seneng terus, matanya berbinar-binar selalu... gue pengen dia ngerasain yang namanya bahagia itu apa.

*karena dia bilang, dia udah lupa rasanya bahagia.. soalnya terakhir merasakan bahagia sangat itu adalah ketika dia masih SD.

Sejujurnya, gue sedih mau ditinggal anak ini ke luar negeri...
Tapi acu harus dukung doooong keputusan yang bisa membuat hidup orang lain lebih baik...

Oh iya... seperti kata gue tadi di awal tulisan ini, gara-gara dia hidup gue berubah.
Cuman gue yang bisa ngerasain perubahan itu...
So I owe him a Big Thanks, I guess... :')

Monday, February 6, 2012

No.114


Adakah yang suka serial barunya Zooey "The New Girl" ?

Gue suka serial itu (walau banyak yang bilang biasa aja dan gak lucu-lucu amat)...

Gue suka persahabatan Zooey dan 3 orang teman sekamarnya itu...

Gue suka cara serial ini memakai lagu-lagu 90s sebagai soundtracknya..

Dan adegan kesukaan gue adalah ketika Zooey dan 3 orang sahabatnya melakukan "slow chicken dance" di sebuah pesta.

dengan diiringi Groovy Kind Of Love dari Phil Collins...

:)

malam Minggu kemarin, tiba-tiba gue random pergi ke sebuah tempat untuk sedikit berdisko kecil..

dan tiba-tiba saja... di tengah keseruan itu, gue meniru adegan "slow chicken dance" yang kemudian diikuti oleh teman-teman gue :p

*kebayang gak sik tololnya karena kita dansa ayam pelan-pelan dengan iringan lagu dari dj yang berirama cepat.

seneng banget punya teman yang seru seperti mereka iniiii... am a happy gurl!

No.113


dulu, kalau ketemu anak ini... gue pasti diem aja..

abis gue takut. gue pikir ni orang canggih amat... tampak edisi basa engrais-engrais-an kalau ngobrol. trus anaknya "cold" bikin jiper..

tapi gak tau ya... tiba-tiba kondisi membuat gue sering ketemu dia.
lalu dari satu obrolan menuju obrolan lainnya.. gue merasa lama-lama dia bisa memahami gue.... seperti gue akhirnya bisa mengerti sedikit-sedikit tentang dia...

kemudian muncul satu kejadian yang cukup nampar gue sik..

dia yang biasanya pendiem dan gak banyak cingcong, suatu malam jadi bawel banget... dan menggoda-goda gue yang kebetulan malem itu ketemu sama seorang pria.

Dia: udeeehhh sikat aja...

Gue: engga ah...

Dia: kenapa?

Gue: itu cuman summer fling. ketika ketemu di JKT, beda... lagian... mmm gak deh.

Dia: udeeeh... kenapa lagi sih?

Gue: agamanya juga beda... gak bisa gue.

Dia: halah! kayak buat loe agama itu penting aja!

Gue: penting!! *dengan nada bersungguh-sungguh

Dia: masa?! ga percaya gue. selama ini gak pernah gue liat loe sholat.

#DOR

gue speechless
dan dia ketawa-ketawa liat tampang gue.
iyeee... iyeee gue ke-gap!

memang bicara lebih mudah daripada berbuat. padahal... yang dihitung adalah yang diperbuat... kata-kata saja memang tidak pernah cukup.

*saya adore terhadap cara Tuhan memperingatkan saya untuk lebih mengingat-Nya melalui percakapan-percakapan casual seperti ini.

Wednesday, January 11, 2012

No.112

sepatu ini milik sahabat saya yang baru saja menemukan passionnya di dunia masak-memasak..
blog masak dia, menurut saya, adalah salah satu blog yang terbagus yang pernah ada, karena dia menggabungkan kegiatan masak dengan semua unsur yang biasa terjadi di hidup manusia seperti: jatuh cinta, patah hati, kesepian, keluarga, pernikahan, liburan dan lain-lain.

ini satu dari sekian postingannya, yang menyentuh hati gue:

ketika semuanya telah dicurahkan. ketika doa telah disampaikan. ketika usaha telah dimaksimalkan. ketika hasrat sudah jelas tersirat. ketika itu pula akhirnya diantarkan ke suatu titik. putus asa. dengan putus asa membuat diri ini berserah. ikhlas dan pasrah.

(lalu dia memberikan resep minuman untuk dinikmati sambil duduk di sofa yang nyaman, mendengarkan musik favorit dan memandang matahari terbenam)

melamunlah. merenunglah, akan apa yang telah dilakukan. dan akan langkah apa yang harus kita jalankan, ke depan. berharap sekaligus pasrah.

Monday, January 9, 2012

No.111


kali ini gue mau bercerita tentang petualangan tersesat di dalam hutan yah... :D

Perkenalkan... Mr. No.111, Ketua Regu liburan kali ini. Kita beserta Mr No.2 dan Ms No.9 pergi berlibur ke Cagar Alam Sempu. Di dalam situ ada sebuah lagoon bernama Segara Anakan yang sangat eksotis...

Di suatu siang yang cerah, kita berempat dengan tekad membara masuk ke dalam hutan dengan rencana matang jalan kaki 2 jam untuk bisa bersantai-santai di Segara Anakan. Rupanya di dalam hutan sangat berlumpur karena lagi musim hujan sehingga penampilan kita berempat pun dalam sekejab langsung compang-camping belepotan lumpur hehehe...

Setelah jalan kaki sekitar 1 jam di tengah medan yang menurut gue sik lumayan berat, kita pun baru sadar kalau kita salah ngambil jalur dan sudah tersesat jauh (dan bonus di dalam hutan itu hanya ada regu kita saja '__') Ms.No 9 sudah mulai berbisik: "Sadie, gue takut" dan gue seperti biasa dikala genting pasti berubah jadi cool: "udah tenang aja gpp.. berdoa" *padahal pengen nangissss huaaaa...

akhirnya setelah bolak balik nanjak turun + nyebrang sungai dengan bantuan GPS, kitapun balik ke jalan awal dan akhirnya bernafas lega karena ketemu regu lain yang baru masuk hutan....

tapi rupanya belum selesai sampai disitu.
guide berkata: karena sudah menjelang sore, pilihannya dua: lanjut harus nginep atau balik.
tanpa perlengkapan apapun, kita berempat pun nekad nginep di Segara Anakan...

tapi semua capek itu hilang begitu kita sampe Segara Anakan karena inilah pemandangan yang kita temui di sana... aawww.....me like


lalu ketika malam tiba, bayangkan keadaan ini: ketika angin pantai mulai terasa dingin, bintang bermunculan, kita berempat tidur dempet2an di atas pasir, dengan baju lengket, makan roti hasil sedekah seorang pria dari regu sebelah yang kasian, sambil menatap bintang, kita berempat cekikikan menertawakan nasib apes ini... (walau di sela-sela cekikikan ini ada apes bagian dua karena malam itu turun hujan... haduuuuu)

ini yang dinamakan tidur beratapkan bintang

sampai hari ini, kalau diingat-ingat lagi kejadian di hari itu, gue cukup salut sik sama kenyataan kita berempat cekikikan melulu dan bukannya berantem/main salah-salahan. yang namanya liburan kan gak selalu mulus, yang penting itu gimana caranya biar bisa tetap senang setiap saat, di keadaan apapun...

at the end, semua balik ke cara loe menjalani hidup...
loe mau bawa fun
loe mau bawa gloomy melulu...
it's ur choice :-)


Tulisan ini saya persembahkan untuk Ketua Regu Mr.no.111 yang sudah bersabar mengurus para anggota regunya dan juga sudah menjadi tuan rumah yang baik selama di Malang...

Sebagai ketua regu, loe cukup memperhatikan anggota loe... mungkin kadang-kadang ada anak regu loe yang terlalu manja dan shock dengan perlakuan/ucapan loe tapi setelah dipikir-pikir lagi, kadang kala loe ada benarnya sik... Dan, kalau besok-besok loe kapok liburan sama gue yang hobi leyeh-leyeh dan moody ini, gue maklum kok hehehehehe...