Wednesday, March 14, 2012

No.117


"buat apa sik kita perlu beli gayung segala? kan udah disediain sama yang punya kos?"
"duuuuh... elo! ini buat simpen semua alat2 mandi loe... bisa sekalian loe pake juga..."

"ini benda apa sik? buat apa?"
"ini buat ngeluarin air dari galon... jadi loe ga perlu beli dispenser dan gak ribet angkut-angkut kalau mau masukin air ke teko"

"lagi apa sik?"
"lagi ngurusin dokumen tamu-tamu gue..."
"ooooh..mau bawa tour ya? kemana aja?"
"iyaa... jadi kita mau ke.... blablablabla..."

"jadi... begitu loe nikah, gue juga mau pindah kos ah.."
"lha kenapa?"
"gue gak mau ah tinggal disini kalau gada loe-nya"

"makan pecel ayam depan yuk. gue sih suka sekali loh pecel ayam itu"

"inget ya... kalau di depan pintu kamar ada sendal, berarti dont disturb.. hehehehe"
"eh jangan sendal deh... entar mix signal... gimana kalau anduk aja di gagang pintu"
"halah, ribet... kalau anduknya jatoh gimana? udeeeeh... kalau dipanggil dari luar gak jawab berarti tandanya lagi gak mau diganggu, deal yah.."

"gimana kesehatan loe?"
"udah lumayan kok... berkat doa loe kan..."
"tapii... kankernya ilang kan?"
"iyaaa udah mengecil kok.."

"loe pasti kaget liat gue... gue kurus banget.. badan gue abis banget" *sambil nutupin muka pake kipas...
"duuuuh apaan sik... loe kurus kayak kita pertama kali ketemu dulu di taun 98. udah deh.. tetap ganteng kok... btw maaf ya... gue baru sempat nengokin loe... gilaaa kerjaan gue banyak..."
"iyaaa gpp.. yang penting doanya...."
"jadi gimana sik ceritanya? kan waktu itu udah sembuh..."
"iyaaa.. tiba2 sekarang masalahnya di perut gue...."

BBM:
"makasih ya udah nengokin gue..."
"iyaa maaf ya gue lamaa baru dateng..."
"gpp... muaaaaah"

BBM:
"teman-teman, dia sudah gak ada. yang mau ke rumah duka, kabar-kabaran yah"
"tapiiii... minggu lalu gue liat dia masih semangat, masih bisa ngobrol, gue optimis dia sembuh.."
"ikhlasin yah..."

......nangis ditahan-tahan karena mau pergi ketemu klien....

meeting pertama...

meeting kedua...

cari ojeg, sampe pemakaman, sudah telat.
sudah selesai upacaranya, sedang berdoa orang-orang...
melihat wajah-wajah familier dari tahun 1998, tahun pertama saya berjumpa dia...
teman kuliah...
teman baik saya...
orang ini yang mau ngurusin saya ketika pertama kali pindah ke Jakarta, saya yang gak ngerti apa-apa...
kita jadi housemate selama 2 tahun...

samar-samar pikiran kembali ke tahun 2000... saat itu kita sedang job training di Bali selama 6 bulan...

"let's go to Lomboook.....gila ya kita berdua naik motor loh ke pulau lain... hahahahaha.."

tiba-tiba: DOR!

"yaaah ban motornya pecah.."
"jadiii?"
"ya udah dorong aja cari tukang ban.."

dan dibawah terik matahari, kita berdua pun mendorong-dorong motor...


terimakasih ya loe udah ngajarin gue banyak hal...
kita udah punya banyak kisah seru...
gue sayang sama loe...
gue percaya, loe sudah baik-baik saja... di sana.

:')

Monday, February 20, 2012

No.116


Selamat datang di bulannya para Pisces...

ini adalah 4 Pisces yang kebetulan sedang jumpa...


Wohooooooo!!!!!

:-)

gilaaaa bentar lagi kita semua ulang tahun dooong

tua ajaaaaa...


kado pertama untuk saya adalah 1 nasehat seorang Pisces yang akan saya ingat-ingat selalu:

"you really need to know when to stop!"

Wednesday, February 15, 2012

No.115


Gue rada kaget sik ketika pertama kali ketemu orang ini, dia langsung menyapa gue dengan akrab, menyebut nama gue dan ajak-ajak ngobrol.
Sambil melayani ajakan ngobrol dia dengan sopan, dalam hati gue bertanya: ini siapaaa sik?!

Setelah kenal dengan anak ini, gue akui dia cukup menyenangkan dan asyik buat dijadiin temen.

Sampai suatu hari gue ngobrol dengan dia mengenai kisah hidupnya... Mengenal dia lebih dalam... Dan hidup guepun berubah.

Dia terlahir dari keluarga berkecukupan dan mengalami masa kecil yang cukup menyenangkan. Sampai ketika dia menginjak usia remaja, ayahnya berhenti kerja + ibunya ditipu sehingga mereka jatuh miskin.

Sejak itulah dia mengalami hal-hal yang mungkin tidak menyenangkan sebagai remaja. Dari mulai tidak mampu bayar spp sampai-sampai harus minta dibayarin tetangga setiap bulan.

Lalu dia juga kadang minta makan ke rumah orang karena keluarganya gak mampu beli makan.

:(

Waktu SMA, dia cari uang dengan cara jadi kurir buat temen-temennya yang males ke kantin. Jadi dia yang beliin makanan terus dia dapat upah jalan... lalu setelah lulus SMA, dia mulai bekerja sebuah toko donat.

Keluar dari toko donat, dia pindah kerja jadi mas-mas jual karcis di bioskop... lalu setelah beberapa jenis pekerjaan lain dia jalani, dia dibajak sebuah perusahaan terkenal dan menduduki sebuah posisi yang oke.

:')

Ini yang gue highlight dari dia:
Gue liat dia sebagai cowok, berjuang banget di hidupnya... Kalau kata gue, cowok itu harus begitu!
Cowok itu langsung keliatan ganteng banget kalo lagi memperjuangkan apa yang dia kerjain dan tau apa yang dia mau.


Anak ini... Bulan depan akan pergi dari negara ini.
Mau mencari kerja di negara orang.
Mau cari uang katanya....

Dan gue... sangat mendukung keputusan (lumayan nekadnya itu)
Pergi dengan uang tabungannya
yang dia bilang cuman pas untuk hidup 6 bulan.

Tapi somehow gue merasa, dia akan survive di negara itu..

Dan gue, akan selalu mendoakan dia...gue pengen anak ini seneng terus, matanya berbinar-binar selalu... gue pengen dia ngerasain yang namanya bahagia itu apa.

*karena dia bilang, dia udah lupa rasanya bahagia.. soalnya terakhir merasakan bahagia sangat itu adalah ketika dia masih SD.

Sejujurnya, gue sedih mau ditinggal anak ini ke luar negeri...
Tapi acu harus dukung doooong keputusan yang bisa membuat hidup orang lain lebih baik...

Oh iya... seperti kata gue tadi di awal tulisan ini, gara-gara dia hidup gue berubah.
Cuman gue yang bisa ngerasain perubahan itu...
So I owe him a Big Thanks, I guess... :')

Monday, February 6, 2012

No.114


Adakah yang suka serial barunya Zooey "The New Girl" ?

Gue suka serial itu (walau banyak yang bilang biasa aja dan gak lucu-lucu amat)...

Gue suka persahabatan Zooey dan 3 orang teman sekamarnya itu...

Gue suka cara serial ini memakai lagu-lagu 90s sebagai soundtracknya..

Dan adegan kesukaan gue adalah ketika Zooey dan 3 orang sahabatnya melakukan "slow chicken dance" di sebuah pesta.

dengan diiringi Groovy Kind Of Love dari Phil Collins...

:)

malam Minggu kemarin, tiba-tiba gue random pergi ke sebuah tempat untuk sedikit berdisko kecil..

dan tiba-tiba saja... di tengah keseruan itu, gue meniru adegan "slow chicken dance" yang kemudian diikuti oleh teman-teman gue :p

*kebayang gak sik tololnya karena kita dansa ayam pelan-pelan dengan iringan lagu dari dj yang berirama cepat.

seneng banget punya teman yang seru seperti mereka iniiii... am a happy gurl!

No.113


dulu, kalau ketemu anak ini... gue pasti diem aja..

abis gue takut. gue pikir ni orang canggih amat... tampak edisi basa engrais-engrais-an kalau ngobrol. trus anaknya "cold" bikin jiper..

tapi gak tau ya... tiba-tiba kondisi membuat gue sering ketemu dia.
lalu dari satu obrolan menuju obrolan lainnya.. gue merasa lama-lama dia bisa memahami gue.... seperti gue akhirnya bisa mengerti sedikit-sedikit tentang dia...

kemudian muncul satu kejadian yang cukup nampar gue sik..

dia yang biasanya pendiem dan gak banyak cingcong, suatu malam jadi bawel banget... dan menggoda-goda gue yang kebetulan malem itu ketemu sama seorang pria.

Dia: udeeehhh sikat aja...

Gue: engga ah...

Dia: kenapa?

Gue: itu cuman summer fling. ketika ketemu di JKT, beda... lagian... mmm gak deh.

Dia: udeeeh... kenapa lagi sih?

Gue: agamanya juga beda... gak bisa gue.

Dia: halah! kayak buat loe agama itu penting aja!

Gue: penting!! *dengan nada bersungguh-sungguh

Dia: masa?! ga percaya gue. selama ini gak pernah gue liat loe sholat.

#DOR

gue speechless
dan dia ketawa-ketawa liat tampang gue.
iyeee... iyeee gue ke-gap!

memang bicara lebih mudah daripada berbuat. padahal... yang dihitung adalah yang diperbuat... kata-kata saja memang tidak pernah cukup.

*saya adore terhadap cara Tuhan memperingatkan saya untuk lebih mengingat-Nya melalui percakapan-percakapan casual seperti ini.

Wednesday, January 11, 2012

No.112

sepatu ini milik sahabat saya yang baru saja menemukan passionnya di dunia masak-memasak..
blog masak dia, menurut saya, adalah salah satu blog yang terbagus yang pernah ada, karena dia menggabungkan kegiatan masak dengan semua unsur yang biasa terjadi di hidup manusia seperti: jatuh cinta, patah hati, kesepian, keluarga, pernikahan, liburan dan lain-lain.

ini satu dari sekian postingannya, yang menyentuh hati gue:

ketika semuanya telah dicurahkan. ketika doa telah disampaikan. ketika usaha telah dimaksimalkan. ketika hasrat sudah jelas tersirat. ketika itu pula akhirnya diantarkan ke suatu titik. putus asa. dengan putus asa membuat diri ini berserah. ikhlas dan pasrah.

(lalu dia memberikan resep minuman untuk dinikmati sambil duduk di sofa yang nyaman, mendengarkan musik favorit dan memandang matahari terbenam)

melamunlah. merenunglah, akan apa yang telah dilakukan. dan akan langkah apa yang harus kita jalankan, ke depan. berharap sekaligus pasrah.

Monday, January 9, 2012

No.111


kali ini gue mau bercerita tentang petualangan tersesat di dalam hutan yah... :D

Perkenalkan... Mr. No.111, Ketua Regu liburan kali ini. Kita beserta Mr No.2 dan Ms No.9 pergi berlibur ke Cagar Alam Sempu. Di dalam situ ada sebuah lagoon bernama Segara Anakan yang sangat eksotis...

Di suatu siang yang cerah, kita berempat dengan tekad membara masuk ke dalam hutan dengan rencana matang jalan kaki 2 jam untuk bisa bersantai-santai di Segara Anakan. Rupanya di dalam hutan sangat berlumpur karena lagi musim hujan sehingga penampilan kita berempat pun dalam sekejab langsung compang-camping belepotan lumpur hehehe...

Setelah jalan kaki sekitar 1 jam di tengah medan yang menurut gue sik lumayan berat, kita pun baru sadar kalau kita salah ngambil jalur dan sudah tersesat jauh (dan bonus di dalam hutan itu hanya ada regu kita saja '__') Ms.No 9 sudah mulai berbisik: "Sadie, gue takut" dan gue seperti biasa dikala genting pasti berubah jadi cool: "udah tenang aja gpp.. berdoa" *padahal pengen nangissss huaaaa...

akhirnya setelah bolak balik nanjak turun + nyebrang sungai dengan bantuan GPS, kitapun balik ke jalan awal dan akhirnya bernafas lega karena ketemu regu lain yang baru masuk hutan....

tapi rupanya belum selesai sampai disitu.
guide berkata: karena sudah menjelang sore, pilihannya dua: lanjut harus nginep atau balik.
tanpa perlengkapan apapun, kita berempat pun nekad nginep di Segara Anakan...

tapi semua capek itu hilang begitu kita sampe Segara Anakan karena inilah pemandangan yang kita temui di sana... aawww.....me like


lalu ketika malam tiba, bayangkan keadaan ini: ketika angin pantai mulai terasa dingin, bintang bermunculan, kita berempat tidur dempet2an di atas pasir, dengan baju lengket, makan roti hasil sedekah seorang pria dari regu sebelah yang kasian, sambil menatap bintang, kita berempat cekikikan menertawakan nasib apes ini... (walau di sela-sela cekikikan ini ada apes bagian dua karena malam itu turun hujan... haduuuuu)

ini yang dinamakan tidur beratapkan bintang

sampai hari ini, kalau diingat-ingat lagi kejadian di hari itu, gue cukup salut sik sama kenyataan kita berempat cekikikan melulu dan bukannya berantem/main salah-salahan. yang namanya liburan kan gak selalu mulus, yang penting itu gimana caranya biar bisa tetap senang setiap saat, di keadaan apapun...

at the end, semua balik ke cara loe menjalani hidup...
loe mau bawa fun
loe mau bawa gloomy melulu...
it's ur choice :-)


Tulisan ini saya persembahkan untuk Ketua Regu Mr.no.111 yang sudah bersabar mengurus para anggota regunya dan juga sudah menjadi tuan rumah yang baik selama di Malang...

Sebagai ketua regu, loe cukup memperhatikan anggota loe... mungkin kadang-kadang ada anak regu loe yang terlalu manja dan shock dengan perlakuan/ucapan loe tapi setelah dipikir-pikir lagi, kadang kala loe ada benarnya sik... Dan, kalau besok-besok loe kapok liburan sama gue yang hobi leyeh-leyeh dan moody ini, gue maklum kok hehehehehe...