Friday, February 5, 2010

No.62




Suatu malam di pukul 2 dini hari.. gue dan pria ini ngobrol di BBM. Dia memberikan beberapa saran untuk memperlucu blog ini.
Misalnya aja: gimana cara gue ngambil angle foto sepatunya biar keliatan lebih oke (karena dia fotografer), dia juga kasih saran ke gue untuk tidak membongkar identitas para pemilik sepatu biar yang baca bisa berfantasi dengan pikiran mereka masing-masing dan masih banyak saran-saran lainnya...

Nah, malam ini.. saat gue sedang ngisi-ngisi blog ini, dia PING gue di BB dan bilang gini: "shoegaze. itulah loe, yang terwakilkan oleh blog lo. gue baru sadar".

gue nanya balik: "shoegaze itu apa?"

dia jawab: "shoegaze itu aliran musik gloomy, dimana musisinya selalu menunduk melihat ke sepatunya"

dan guepun cek di wiki: ini katanya:

"Shoegazing is a subgenre of alternative rock that emerged from the United Kingdom in the late The British music press—particularly NME and Melody Maker—named this style shoegazing because the musicians in these bands stood relatively still during live performances, in a detached, introspective, non-confrontational state, hence the idea that they were gazing at their shoes.The most commonly cited precursors to shoegazing are Cocteau Twins, The Jesus and Mary Chain and My Bloody Valentine".

No.62, mengetahui kamu sangat peduli dengan blog saya, sungguh membuat saya terharu karena kamu yang sibuk masih mau baca blog ini. Makasih ya.. :-)

No comments:

Post a Comment